Dipha Barus Rilis Single Keep It Hush Bareng Afgan dan Esther Geraldine

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Dipha Barus menggelar konferensi pers secara online. Foto: DEWI RETNO | TEMPO.

    Dipha Barus menggelar konferensi pers secara online. Foto: DEWI RETNO | TEMPO.

    TEMPO.CO, Jakarta - Produser, musisi, dan disc jockey, Dipha Barus merilis lagu terbarunya yang diberi judul Keep it Hush. Untuk lagu barunya ini Dipha mengajak penyanyi, Afgan dan Esther Geraldine. Tema lagu baru Dipha adalah kebiasaan oversharing yang terjadi di masyarakat.

    “Simply lagunya tentang budaya oversharing, di masa sekarang harusnya menggunakan media sosial kita gunakan untuk kepentingan yang baik. Tapi bagi gue, kita suka digunakan sama social media, terlalu sharing banyak story. Komen itu menganggap validasi suatu karya dan kehidupan dia. Cari validasi terus, buat gue enggak cocok sama kehidupan gue,” ujar Dipha saat konferensi pers virtual, Rabu, 24 November 2021.

    Dipha menceritakan proses pembuatan lagu yang sebenarnya sudah dikerjakan sejak Januari 2020. Saat itu, menurut Dipha, lagu ini ia kerjakan di Los Angeles dengan penyanyi lain. “Kemudian gue balik ke Indonesia dan enggak bisa balik lagi, ditutup karena pandemi,” katanya.

    Kejadian buruk lain menyusul, laptop tempat Dipha menyimpan lagu ini, rusak. Akibatnya semua data yang tersimpan di laptopnya hilang. “Gue harus tulis ulang lagi, Hush dan dua lagu lainnya,” ujar Dipha menjelaskan.

    Dipha Barus dan Vanessa Budihardja. Instagram diphabarus

    Untuk lagu ini, Dipha menyebut keterlibatan Stephanie Poetri, Monca Karina dan Kamga. Meski harus bekerja secara virtual, namun menyenangkan bagi Dipha. “Tantangan terbesarnya, bekerja sesuai trek di masa pandemi,” ujarnya.

    Sementara urusan pemilihan penyanyi, bukan tanpa alasan Dipha memilih Afgan. Afgan, disebutnya adalah penyanyi pria terbaik saat ini. “Dia punya karakter yang kayak ada kompresor di tenggorokannya, enggak perlu ngedit-ngedit,” ujar Dipha menggoda Afgan.

    Untuk lebih seriusnya, Dipha menyebut sudah lama ingin berkolaborasi dengan Afgan. Keduanya di tahun 2015 sempat bekerja sama membuat lagu yang sayangnya tidak jadi rilis. “Akhirnya Afgan rilis singlenya sendiri. Lalu datang kesempatan ini, no one can stop,” kata Dipha.

    Esther Geraldine sendiri ditemukan Dipha dari ajang Flower Challenge yang diadakannya. Dibantu Kamga selaku vocal director, Esther berhasil membawakan lagu ini bersama Afgan dengan apik. “Pertama diajak kolaborasi, Apa? Mengapa aku? Sampai sekarang masih belum bisa dibandingkan, tapi sangat terhormat kerja sama dengan dua nama besar di industri musik,” ujar Esther.

    Bukan hanya Afgan dan Esther yang mengisi suara untuk lagu ini. Dipha juga mengajak paduan suara demi menambah keseruan lagu ini. “Ide paduan suara ini keluar pas sedang membuat sentuhan akhir dari proyek ini, aslinya cuma Esther dan Afgan. The choir mewakili isi kepalamu, makanya ada yang di-pitch up ada yang enggak,” tutur Dipha menjelaskan.

    Lagu Keep it Hush disebut Dipha memberikan nuansa musim panas. Dengan lirik lagu yang mudah ditangkap dan irama yang sedap di telinga, Dipha senang lagu ini akhirnya bisa rilis. “Dia kirim gue lagunya, gila enak banget very catchy. Bisa jadi anthem,” ujar Afgan mempertegas pernyataan Dipha.

    Rencananya lagu Keep it Hush akan dirilis 26 November 2021 melalui layanan streaming. Untuk video musiknya sendiri baru akan dirilis di minggu pertama Desember 2021. “Video musiknya sangat menyenangkan. Ada cerita sebagai fotografer yang menggambarkan media sosial sekarang. Pertama kalinya punya video musik yang ada ceritanya,” ujar Dipha Barus.

    DEWI RETNO

    Baca juga: Dipha Barus Rilis Video Klip Flower, Single Barunya Bareng Jackie Castro


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.