Bersuara Soal Anjing yang Mati di Aceh, Sherina Munaf Diserang

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Sherina Munaf, penyanyi dan aktris. Instagram/@sherinasinna

    Sherina Munaf, penyanyi dan aktris. Instagram/@sherinasinna

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi dan aktris, Sherina Munaf mendapatkan serangan usai membahas penyiksaan terhadap anjing bernama Canon, milik pengusaha hotel di Aceh yang disita petugas Satpol PP dan akhirnya tewas. Sherina mengungkapkan serangan itu saat mencuit di akun Twitternya, Sabtu malam, 23 Oktober 2021. 

    Sherina mendapatkan kiriman foto-foto anjing di pasar Tomohon, Sulawesi Utara yang dijual untuk dimakan. "Gila banget. Sekarang gue dikirimin gambar anjing-anjing di pasar Tomohon yang dijual untuk dimakan. Ditanya mana suara Sherina yang ini? Itu video tahun 2018, mata saya beum seterbuka itu mengenai animal welare. Kalau gue punya superpower pengennya juga bisa nyelametin semuanya," cuitnya.

    Sebelumnya, ia merasa perlu berbicara atas tragedi yang menimpa Canon, anjing milik tuan pengelola homestay di Singkil, Aceh. Pecinta kucing itu merasa sedih melihat kekejaman manusia yang mengambil paksa anjing lalu menyiksanya hingga tewas. Apalagi, alasan penangkapan anjing itu sebagai upaya penerapan Wisata Halal. 

    "Mau sampai kapan banyak manusia dari bangsa kita sendiri memperlakukan satwa seperti benda begini. Apalagi ini hewan peliharaan seseorang. The greatest priviledge of having a voice is to protect the voiceless. Kalau kamu resah karena ini, speak up," cuitnya menuturkan alasannya bersuara. 

    Sherina Munaf dan Baskara Mahendra mencari ketenangan batin/Instagram

    Ia mengajak masyarakat memiliki cara pandang dari sisi satwa yang disiksa. "Bayangkan. Seekor anjing yang sepanjang hidupnya percaya manusia, yang ketika didatangi aparat keji itu, ekornya melambai-lambai ramah, ternyata detik-detik terakhirnya adalah dikarungi sampai lemas dan akhirnya tewas. Demi agenda egois manusia yang berseragam," cuit istri aktor Baskara Mahendra itu. 

    Sherina makin geram ketika mengetahui respons dari pejabat Satpol PP wilayah Singkil. "Manusia juga tanpa ngerti dia salah apa, tiba-tiba dikarung terpal, mulut diikat, merintih kepala keluar, dipaksa masuk karung lagi ya, stres. Niat bunuh/tidak bunuh, anjing peliharaan ini tewas," cuitnya sambil mengunggah foto tangkap layar berita yang memuat pernyataan Kasatpol PP dan Wilayatul Hisbah Aceh Singkil, Ahmad Yani di sebuah media. "Tindakan kami tidak melanggar SOP," kata Ahmad memberikan bantahan. 

    Sikap pro dan kontra terhadap aktris Petualangan Sherina itu meramaikan linimasa di Twitter dan sempat merajai trending topic pada Ahad, 24 Oktober 2021. Sebagian meledek perempuan 31 tahun itu dengan mengatakan peristiwa tewasnya Canon tak sebanding dengan penjualan anjing untuk dimakan di Tomohon dan di beberapa kota seperti di Solo. "Sherina gak pernah ke Soli ya? Kapan-kapan Abang ajakin deh, biar tahu," cuit @berkarya***. 

    Ada netizen yang menilai Sherina mengkritik kebijakan wisata halal. "Simpel ya. Si anjing banyak melukai orang. Isu anjing tersebut sudah dua tahun, owner ngeyel. Anjing mati dalam proses evakuasi, bukan karena digebukin. Karena gak tahu soal 1 dan 2 dan sumir di nomor 3, lahirlah Sherina logic, 'Wisata halal kok sampai bunuh anjing,' LOL," cuit @kafir*****. 

    Tapi banyak juga yang membela Sherina Munaf. "Lagi-lagi diserang pakai logical fallacy whatabalutery. It's okay Sherina. Keep fighting," cuit venor***. "Orang-orang nyerang Sherina ini bitter amat hidupnya," tulis Ligwina Hananto. 

    Baca juga: Manohara Protes Rumpi No Secret Tayangkan Monyet sebagai Hewan Peliharaan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.