Rachel Vennya Beralasan Kangen Anak, Nikita Mirzani: Kenapa yang Diajak Pacar?

Reporter:
Editor:

Marvela

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Rachel Vennya mengunggah foto bersama kekasihnya, Salim Nauderer saat berada di New York, Amerika Serikat. Foto: Instagram/@rachelvennya.

    Rachel Vennya mengunggah foto bersama kekasihnya, Salim Nauderer saat berada di New York, Amerika Serikat. Foto: Instagram/@rachelvennya.

    TEMPO.CO, JakartaNikita Mirzani semakin geram setelah menyaksikan pengakuan Rachel Vennya yang tidak menjalani karantina karena kangen dengan kedua anaknya. Nikita yang juga merupakan seorang ibu dari tiga anak tidak bisa menerima alasan tersebut.

    Ia justru menyoroti Rachel Vennya yang mengajak pacarnya, Salim Nauderer bepergian ke luar negeri, Dubai dan Amerika Serikat. Jika memang Rachel Vennya tidak bisa berjauhan terlalu lama dengan anak-anaknya, ia seharusnya mengajak buah hatinya bukan pacarnya.

    "Wadaaaww @rachelvennya kalo alesan yang loe bilang kangen anak, Logika nya kenapa ga Di bawa aja anak loe ke USA. Kenapa yang Di ajak malah pacar loe!’ Terus elo extend 8 hari dong," tulis Nikita Mirzani di Instagram pada Selasa, 19 Oktober 2021.

    Seperti yang diungkapkan sebelumnya, Nikita mengatakan Rachel sudah dua kali tidak menjalani karantina setelah pulang dari luar negeri. Setelah pulang dari Dubai pada Mei lalu, Rachel juga diduga tidak karantina seperti aturan yang ada. "Yang ke Dubai sama pacar elo juga sama elo ga karantina, itu pun sama ga bawa anak, Di dunia ini bukan cuma elo yang punya anak," tulisnya.

    Di kanal YouTube Boy William, Rachel mengaku sama sekali tidak pernah karantina di Wisma Atlet setelah pulang dari Amerika. Nikita kesal karena Rachel bersikap egois dan tidak memikirkan orang lain. Banyak orang tua yang pulang dari luar negeri tetap harus menjalani karantina selama delapan hari meski sangat rindu dengan anak-anaknya. Hal ini juga dirasakan Nikita saat ke Turki beberapa bulan lalu.

    "Yang lagi pada karantina juga punya anak malih. Gue pun punya anak Rachel duuhhh gustii, hidup kok banyak Bohong nya, pake Pasang muka melas lagi loe. Bilang ga tidur Di wisma atlit, ini orang sebenarnya siapa sih asli gemes banget. Loe mau ngamanin siapa sih smp berani banget Bohong!" tulisnya.

    Nikita mendesak aparat untuk segera memberi tindakan tegas kepada Rachel Vennya. Ia merasa seluruh masyarakat harus mendapatkan keadilan. Nikita kemudian membandingkan jika dirinya berada di posisi Rachel, pasti sudah dijemput paksa sesegera mungkin.

    "Keadilan harus Di tegak kan Di negara ini, klo Sudah 2 kali terus ga kena sangsi apapun Berarti hukum Di Indonesia ini milih-milih. Ga ada Tuh keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Coba kalo rachelvenya itu adalah gue, pasti gue udah Di Jemput paksa sama bapak-bapak kepolisian," tulisnya.

    Deddy Corbuzier ikut menanggapi unggahan Nikita ini. "Hayo back up nya sapa hayo," tulis Deddy di kolom komentar. "Aku aja ada back up an aku jin iprit tapi hahaha tapi tetep om ga berani kalo yang soal ini," balas Nikita.

    Netizen setuju dengan apa yang dituliskan Nikita. "Bener banget nyai ke dubai gabawa anak berasa honey moon," tulis @itst***. "Liburan gak bawa anak bisa giliran dikarantina kangen anak, jadi bingung aku tuh," tulis @selv***. "Yang dimaksud anak-anak itu anaknya apa anak-anak tongkrongannya? wkwkwk," tulis @bell***.

    Rachel Vennya mengaku tidak menjalani karantika sesuai aturan yang ada karena ingin segera bertemu dengan kedua anaknya. "Alasan aku juga emang enggak bisa diterima, tapi alasan aku karena aku pengen ketemu sama anak-anak tapi itu bukan alasan yang tepat," katanya di kanal YouTube Boy William yang tayang pada Senin, 18 Oktober 2021.

    Baca juga: Nikita Mirzani Sebut Rachel Vennya Sebenarnya Dikasih Uang untuk Karantina


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.