Garap Film A World Without, Nia Dinata Terinspirasi dari Fenomena Remaja

Reporter:
Editor:

Marvela

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film A World Without. Foto: Netflix.

    Film A World Without. Foto: Netflix.

    TEMPO.CO, JakartaA World Without merupakan film terbaru dari sutradara Nia Dinata dan penulis Lucky Kuswandi. Keduanya telah mempersiapkan film ini sejak 2018 setelah melihat fenomena anak remaja saat ini yang gemar menghabiskan waktu di media sosial.

    "Kita ngobrol-ngobrol soal kondisi dunia, media sosial, orang dengan mudahnya mengidolakan siapapun di media sosial," kata Nia Dinata dalam konferensi virtual film A World Without pada Selasa, 12 Oktober 2021. "Sekarang kalau mau jualan apapun jadi lebih mudah lewat media sosial tapi enggak cuma barang yang dijual juga ideologi, bagaimana dapat follower yang banyak."

    Pembicaraan keduanya berlanjut dan dirasa tema mengenai kehidupan anak remaja seperti itu semakin dirasa cocok dengan kondisi pandemi saat ini. Nia Dinata sengaja menggunakan latar tahun 2030 dengan berbagai teknologi yang sudah semakin canggih. "Untuk film Indonesia masih sangat jarang yang berbicara tentang masa depan, walaupun masa depannya tidak terlalu jauh, hanya sembilan tahun," katanya.

    A World Without mengangkat kisah sebuah organisasi misterius bernama The Light yang berjanji untuk membantu para anggotanya menjadi versi terbaik dari diri mereka. "Belum ada orang yang membuat film tentang life coach untuk anak muda karena kebanyakan orang bikin film tentang life coach itu ditargetkan untuk dewasa muda," katanya.

    A World Without mengikuti perjalanan tiga remaja perempuan, Salina (Amanda Rawles), Ulfah (Maizura), dan Tara (Asmara Abigail) yang mencoba menemukan suara dan kekuatan di diri mereka sendiri. Ketiga remaja perempuan ini mencari tujuan hidup yang lebih bermakna namun tak kunjung menemukannya akibat kondisi dunia saat itu sampai akhirnya mereka menemukan sebuah training center bernama The Light yang didirikan oleh Ali Khan (Chicco Jerikho) yang karismatik dan istrinya yang cantik, Sofia (Ayushita).

    "Apa yang dicari oleh ketiga karakter kita enggak jauh beda sama yang dicari banyak orang terutama di pasca pandemi seperti ini, kepastian akan masa depan, sense of community, sense of belonging, itu yang didapatkan dari ikut The Light," kata Lucky.

    Meski menceritakan mengenai organisasi misterius, Nia Dinata mengatakan A World Without ini bukanlah film yang mengerikan. "Walaupun penuh misteri dan ketegangan tapi ini tidak menyeramkan. Film ini bikin kita excited and hopeful. Film ini sebenarnya memang menawarkan suatu realita," katanya. "Kalau kita tidak melakukan kebaikan atau waspada, dunia kita akan seperti ini, film ini kayak warning sih."

    Nia Dinata berharap film ini dapat dinikmati khususnya para remaja yang masih mencari jati diri. "Nontonlah dengan pikiran terbuka, hati terbuka dan nikmatilah, baru setelah itu dipikirin kehidupan kita di masa depan akan bagaimana ya? Apakah yang dilakukan sekarang sudah tepat atau belum?" katanya.

    Film A World Without tema female empowerment. Selain para pemainnya, tim produksi film ini juga melibatkan banyak perempuan. Film ini menghadirkan sederet bintang ternama, termasuk Amanda Rawles, Asmara Abigail, Maizura, Chicco Jerikho, Ayushita, Jerome Kurnia, Richard Kyle, Dira Sugandi, dan masih banyak lagi. A World Without akan tayang perdana secara global di 190 negara pada Kamis, 14 Oktober 2021 di Netflix.

    Baca juga: Kisah Misterius Organisasi The Light di Film A World Without


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.