Kebahagiaan Shenina Cinnamon dan Wregas Bhanuteja Hadiri Red Carpet BIFF 2021

Reporter:
Editor:

Marvela

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris Shenina Cinnamon dan sutradara Wregas Bhanuteja hadiri Red Carpet dan Opening Ceremony Busan International Film Festival (BIFF) 2021. Foto: Instagram/@shenacinnamon.

    Aktris Shenina Cinnamon dan sutradara Wregas Bhanuteja hadiri Red Carpet dan Opening Ceremony Busan International Film Festival (BIFF) 2021. Foto: Instagram/@shenacinnamon.

    TEMPO.CO, JakartaAktris Shenina Cinnamon dan sutradara Wregas Bhanuteja mengungkapkan kebahagiaannya dapat menghadiri acara pembukaan Busan International Film Festival (BIFF) ke-26 di Busan Cinema Center, Busan, Korea Selatan pada Rabu, 6 Oktober 2021. Kedua berjalan bersama di red carpet BIFF secara bergantian dengan sineas dunia lainnya.

    Kehadiran mereka di festival film terbesar di Asia tersebut untuk mewakili film Penyalin Cahaya atau Photocopier judul internasional yang lakukan World Premiere dan masuk program kompetisi utama New Currents di BIFF. Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, acara pembukaan BIFF ke-26 di ruang teater terbuka Busan Cinema Center dihadiri 1.200 tamu undangan.

    Acara pembukaan festival film di kota terbesar kedua di Korea Selatan ini dipandu oleh dua aktor dan aktris ternama Negeri Ginseng, Song Joong Ki dan Park So Dam. Shenina Cinnamon dan Wregas Bhanuteja menjadi tamu undangan acara pembukaan BIFF bersama banyak pembuat film dan aktor-aktris dari Korea Selatan maupun negara lain. Sebut saja, sutradara Jepang Ryusuke Hamaguchi, sutradara Korea Selatan Bong Joon Ho, hingga para aktor ternama, seperti Yoo Ah In, Han So Hee, Go Min Shi, Jeon Yeo Been, Park Hee Soon, Park Hae Il, hingga Choi Min Sik.

    "Hadir di acara red carpet dan opening ceremony Busan International Film Festival adalah sebuah keistimewaan dan kebahagiaan tersendiri, karena tahun lalu acara ini dibatalkan akibat pandemi. Pemutaran film di BIFF tahun lalu pun dilakukan sangat terbatas dan secara online," kata Wregas dalam siaran pers yang diterima Tempo pada Jumat, 8 Oktober 2021.

    Di BIFF tahun ini, Wregas dan Shenina akan melakukan sejumlah kegiatan, seperti menghadiri pemutaran film, sesi tanya jawab, interview dengan media, dan acara besar lainnya. "Tentu saja selain itu, kami akan menjalin network dengan para pembuat film, aktor-aktris, hingga pelaku lainnya di industri film," kata Wregas.

    Bagi Shenina, ini adalah pengalaman pertamanya hadir di red carpet acara pembukaan sebuah festival film internasional sebesar BIFF. "Tentu senang rasanya dan sangat bersyukur bisa alami pengalaman langka ini di tengah kondisi sulit pandemi. Setelah melewati sejumlah persyaratan protokol kesehatan yang ketat untuk bisa hadir di BIFF," kata Shenina.

    Acara pembukaan BIFF 2021 ini dilengkapi dengan pemutaran film Heaven: To the Land of Happiness karya sutradara Im Sang Soo. Berlangsung hingga 15 Oktober 2021, BIFF tahun ini memutar 223 film dari 70 negara. Semua pemutaran film diadakan secara fisik dengan penerapan protokol kesehatan ketat (wajib masker, pemeriksaan suhu tubuh, kapasitas penonton 50 persen, jaga jarak, pelarangan makan-minum di dalam bioskop, dan sebagainya) di 29 layar yang tersebar di enam bioskop, yakni CGV Centum City, Lotte Cinema, dan Sohyang Theater. Adapun rangkaian acara resmi BIFF lainnya juga dihelat secara tatap muka, mulai dari Open Talk, Special Talk, Outdoor Greeting, Actor’s House, Master Class, hingga Handprint Ceremony.

    Di BIFF, film Penyalin Cahaya akan diputar tiga kali, yaitu pada 8 Oktober 2021 di Busan Cinema Center, 12 Oktober 2021 dan 14 Oktober 2021 di Lotte Cinema Centum City. Sementara itu, dalam program kompetisi utama New Currents di BIFF, film Penyalin Cahaya bakal bersaing dengan sepuluh film dari sembilan negara lain untuk memperebutkan empat penghargaan penting dan bergengsi, yakni New Currents Award, New Currents Audience Award, NETPAC Award, dan FIPRESCI Award. Para juri yang menilai film-film di program New Currents, yakni Deepa Mehta (sutradara Kanada), Cristina Nord (Direktur Berlinale Forum), Jang Joonhwan (sutradara Korea Selatan), dan Jeong Jae-eun (sutradara Korea Selatan).

    Film Penyalin Cahaya merupakan film panjang pertama Wregas Bhanuteja. Film yang diproduksi Rekata Studio dan Kaninga Pictures ini berkisah tentang Sur (Shenina Cinnamon) yang harus kehilangan beasiswanya akibat dianggap mencemarkan nama baik fakultas usai swafotonya dalam keadaan mabuk beredar. Ia tidak mengingat apa pun yang terjadi pada dirinya saat menghadiri pesta kemenangan komunitas teater di kampusnya. Dalam pesta tersebut, Sur tidak sadarkan diri. Ia lantas meminta bantuan Amin (Chicco Kurniawan), teman masa kecilnya yang juga tukang fotokopi yang tinggal dan bekerja di kampus, untuk mencari tahu apa yang sesungguhnya terjadi pada dirinya di malam pesta.

    Baca juga: Shenina Cinnamon Selfie Bareng Song Joong KI, Netizen Fokus Komentar Rey Mbayang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.