Ketika Pradikta Wicaksono Kesal Disebut Dekil, Kurus, dan Gondrong

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dikta Yovie n Nuno atau Pradikta Wicaksono. Foto: Instagram Dikta.

    Dikta Yovie n Nuno atau Pradikta Wicaksono. Foto: Instagram Dikta.

    TEMPO.CO, Jakarta - Musisi dan penyanyi, Pradikta Wicaksono atau akrab disapa Dikta kesal disebut dekil dan kurus oleh netizen. Ia juga kesal ketika netizen lantas menyuruhnya menikah agar ada yang mengurus.

    Kurus dibilang narkoba, kulit iteman dibilang dekil enggak keurus. Gondrong dibilang kayak orang sakit. Endingnya 'nikah gih biar ada yang ngurus'. Gini loh, wahai manusia-manusia medsos terutama yang aliran itu-itu,” tulis Dikta di unggahan Instagramnya, Jumat, 24 September 2021.

    Dengan tulisan panjang, Dikta menjelaskan kenapa badannya bisa kurus. Pria yang juga dikenal dengan Dikta Yovie and Nuno ini menyebut kalau ia juga pernah memiliki badan yang kekar dengan otot tubuh besar.

    Cuma itu sudah lewat, Gw sudah enggak mau gitu lagi. Gw sudah move on dari gw yang itu. Sekarang gw happy sama badan gw, gw enggak masalah sama itu, emak gw pun enggak masalah. Lah kok sampean yang ngeliat ari-ari gw dikubur saja belum pernah kok lebih recet dari emak gw ya,” tulisnya.

    Pradikta Wicaksono

    Dikta lantas menyebut, ia kurus karena sering melakukan olahraga freedive. Freedive disebutnya sebagai olahraga anaerobik yang membakar banyak kalori dibanding olahraga lain. “Dan gw freedive seminggu bisa 3-4 kali. Jadi ya sudah pasti gw kurus. Tapi kurusnya gw ya gw suka, orang-orang sekeliling gw suka-suka aja, emak gw suka-suka aja,” tulis Dikta lagi.

    Pria yang sering dijodohkan dengan Enzy Storia ini menjabarkan kenapa kulitnya semakin hitam dan kusam. Penyebabnya adalah aktivitas luar ruangan yang ia lakukan seperti freedive, dan tenis. Dengan kesal ia menuliskan ia hidup di lingkungan yang sudah terkena efek dari Global Warming.

    Jadi ya gw gosong, cuma, gw happy-happy saja kok. Gw sudah pernah juga punya kulit putih banget dan memangg basicnya kulit gw putih, dan pasti sampean pernah liat juga gw putih. Ya sama aja, tetep Dikta juga, enggak jadi Michael Jordan juga kalau kulit gw iteman,” tulisnya.

    Ia lantas menyebutkan alasan mengapa sekarang lebih senang memiliki rambut panjang. Menurutnya, tidak ada alasan lain, selain bosan berambut pendek. “Terus kalau gw gondrong emang gw mau nyopet sampean? Gw mau nagih utang pinjol sampean? Kan enggak,” tulisnya.

    Musisi, Dikta bersama Jimbon, nama kucing kesayangannya. Foto: Instagram Dikta.

    Dikta lantas mempertanyakan apa hubungan dari berambut panjang dengan kesehatannya. Ia mempersilahkan netizen yang menyukai rambut pendek, kulit putih atau badan kekar. “Dari semua itu sampean nyimpulin saya harus nikah, ya apa hubungannya dong?” tulis Dikta.

    Pria penyayang kucing ini lantas meminta netizen untuk berhenti mengurusi hidup orang yang tidak mereka kenal. Saran Dikta, netizen baiknya mengurusi lingkungan terdekatnya yang lebih membutuhkan. “Walaupun mungkin mereka muak juga dengan sampean ngomong ya,” tulisnya.

    Satu hal yang Dikta ingat dari perkataan netizen adalah kenapa wajahnya terlihat tua dan berkeriput. Menurut Dikta, karena ia manusia yang pasti akan mengalami penuaan. “Tapi saya tahu saya peyot dan keriput dengan benar, lah sampean peyot keriput depan hape doang, kan kasihan,” tulisnya.

    Unggahan Pradikta Wicaksono ini mendapat balasan dari rekan-rekannya dan netizen. “Sabar ya beb, bongkar gitar aja yuk, terus gergaji,” tulis Ibrahim Imran. “Kak Tata, bertobatlah,” tulis Gugun Blues Shelter. “Ketika mas Tata nulis caption panjang, dunia sedang tidak baik-baik saja,” tulis akun @yhn***.

    DEWI RETNO

    Baca juga: Sekali Nyemplung, Dikta Yovie and Nuno Ketagihan Freediving


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Persebaran Pengungsi di Indonesia Menurut UNHCR

    PBB mengucurkan dana untuk program respons sosial ekonomi inklusif untuk menghadapi Covid-19. UNHCR mendata persebaran penerima manfaat di Indonesia.