Marthino Lio Mulai Syuting Film Drama Komedi Terbaru, Detektif Jaga Jarak

Reporter:
Editor:

Marvela

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marthino Lio. Foto: Instagram/@marthinolio.

    Marthino Lio. Foto: Instagram/@marthinolio.

    TEMPO.CO, Jakarta - Film Detektif Jaga Jarak produksi Seven Sunday Films dan Temata Studios telah memulai proses syuting. Film drama komedi yang rencananya akan tayang di bioskop bulan Februari 2022 ini menghadirkan Marthino Lio, Bima Sena, Hana Malasan, Tubagus Ali, Givina Lukita, Debby Sahertian, dan Unang Bagito.

    Film yang diproduseri oleh Rodney Louis Vincent, Ajeng Vincent, Gilang Darmawan (Seven Sunday Films) dan Tesadesrada Ryza (Temata Studios) ini sudah memulai syuting dengan protokol kesehatan yang ketat pada 11 September 2021. Syuting berlangsung selama total 15 hari di Bogor dan sekitarnya.

    Setelah sebelumnya merilis film The Gift di tahun 2018, Seven Sunday Films kali ini memang sengaja membuat film bergenre komedi. Mereka ingin membuat film ini autentik dengan penonton. "Kami sudah lama ingin membuat film komedi, kemudian Rahabi Mandra (Abi) datang dengan ide ceritanya. Setelah berdiskusi, kami sepakat bahwa idenya menarik untuk difilmkan. Skrip mulai dikerjakan lebih dari setahun lalu, kami mengadopsi gaya Pixar dengan membuat tim, merangkum individu kreatif yang mengerti story telling dari riset sampai pengembangan," kata Produser Rodney Louis Vincent dalam siaran pers yang diterima Tempo pada Selasa, 14 September 2021.

    Detektif Jaga Jarak mengikuti kisah Almond Surendra (Marthino Lio), seorang konsultan pernikahan yang sangat berusaha dalam mempertahankan rumah tangga kliennya. Baginya pernikahan merupakan suatu hal yang sakral dan wajib diperjuangkan. Tahun ini Almond berkeinginan untuk meminang dan menikahi Arum (Givina Lukita), perempuan idaman dan sahabat masa kecilnya.

    Orang tua Arum sudah sering meminta agar Arum pun segera menikah. Namun, rencana tinggal rencana, pandemi yang terjadi membuat Almond untuk berusaha keras lagi dalam mencari rezeki. Usaha konsultasi Pernikahan yang ia bangun dan berkantor di ruko pun bangkrut. Almond harus menghadapi keadaan yang sulit, jatuh ke titik nol dalam dirinya dengan kondisi pandemi.

    Sifatnya yang pekerja keras dan tetap teguh pendirian membawanya bertemu dengan Takdir (Bimasena) bersama Bro, si anjing pug kesayangannya. Takdir seorang pengamen jalanan yang menyambung hidupnya dengan menjadi mata-mata yang dibayar untuk menyelidiki perselingkuhan dari beberapa pasangan.

    Melihat pekerjaan Takdir yang tidak biasa, bagaimana bisa menguntungkan dari rasa sakitnya selingkuh membuat Almond awalnya tidak ingin terlibat. Tapi saat ia melihat harapan terhadap pernikahannya dengan Arum, Almond ikut untuk menjadi detektif seperti Takdir. Bahkan dengan bekal konsultan pernikahan ia lebih bisa menilai dan memberikan cara untuk membuktikan perselingkuhan dari beberapa kliennya.

    Film ini akan melihat bagaimana petualangan Almond dan Takdir dalam membongkar kasus-kasus perselingkuhan serta cara mereka bisa lolos dari tuduhan Citra (Hana Malasan), polisi cantik yang mencurigai adanya praktek detektif gadungan di perumahan tersebut.

    Marthino Lio sendiri tertarik terlibat dalam film ini karena suka dengan pesan yang ingin disampaikan. "Saya suka sama pesan yang mau dikasih di film ini. Tentang selingkuh dan bagaimana tetap setia dan kenapa orang selingkuh, kenapa bisa terjadi perceraian lagi lagi membahas sesuatu yang sebenarnya agak dark, tapi dibungkus dengan cara yang sangat light. Mungkin supaya menyadarkan penonton tapi sekaligus memberi bahan tawaan," kata Marthino.

    Sejak awal, Rahabi Mandra berkomitmen untuk membuat sebuah film komedi yang dapat menghibur namun juga relevan. Ia ingin membuat sesuatu yang ringan, dengan dasar ide yang mungkin dianggap orang tidak ringan, yaitu tentang perselingkuhan. "Dari awalnya lucu-lucuan melihat fenomena di sekitar, ternyata kami menggali lebih dalam dan menemukan bahwa banyak hal tentang hidup yang bisa dibahas. Kami ingin menyentuh denyut nadi masyarakat melalui cerita ini," katanya.

    Rahabi menjelaskan bahwa asal ceritanya dapat ditemui dalam keseharian. "Selama pandemi ini melihat banyak terjadi perselingkuhan, dari situ idenya muncul. Mungkin nggak banyak yang tahu kalau di dunia nyata ada yang namanya detektif perselingkuhan dan cukup populer di media sosial. Setelah riset dan konsultasi dengan detektif beneran, dari situ semakin yakin bahwa ide ini akan menarik bagi penonton," katanya.

    Selain tema perselingkuhan, produser Rodney Louis Vincent juga melihat bahwa ada pelajaran hidup yang bisa dipetik dari film Detektif Jaga Jarak. “Determinasi tokoh utamanya yang semoga menginspirasi orang banyak di luar sana. Apapun situasi sulitnya kalau kita percaya bisa bangkit dengan logis, spiritual maupun fisik, kita akan menemukan cara untuk melewati krisis. Karena itulah, saya rasa banyak orang bakal terhubung dengan film ini," katanya.

    Baca juga: Marthino Lio Dapat Pengalaman Baru di Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...