Angelina Jolie Ungkap Keselamatan Anak-anak Jadi Alasan Pisah dari Brad Pitt

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angelina Jolie, bersama dengan anak-anaknya Pax, Maddox, Zahara, dan Shiloh, saat akan bertemu dengan Raja Kamboja Norodom Sihamoni di Siem Reap, Kamboja, 18 Februari 2017. AP/Heng Sinith

    Angelina Jolie, bersama dengan anak-anaknya Pax, Maddox, Zahara, dan Shiloh, saat akan bertemu dengan Raja Kamboja Norodom Sihamoni di Siem Reap, Kamboja, 18 Februari 2017. AP/Heng Sinith

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Hollywood, Angelina Jolie, mengungkapkan alasannya bercerai dari aktor Brad Pitt. Menurut Jolie, keselamatan anak-anaknya menjadi alasan ia memilih berpisah dengan Pitt.

    “Aku bukan orang yang membuat keputusan dengan gampang. Perlu banyak hal untuk aku bisa ada di posisi saat aku merasa harus berpisah dengan ayah dari anak-anakku,” ujar Jolie dalam wawancaranya dengan the Guardian, Sabtu, 4 September 2021.

    Jolie enggan menjelaskan secara detil apa yang mendasari ketakutannya itu. Namun, dengan menggunakan isyarat, ia mengaku ketakutannya ini menjadi pemicu perpisahan dan adanya tuduhan kekerasan domestik yang dilakukan oleh Pitt. “Ya, untuk keluargaku. Seluruh keluargaku,” ujar Jolie menjawab apakah ia mengkhwatirkan keselamatan anak-anaknya.

    Bersama dengan pengacara hak anak, Geraldi Van Bueren QC and Amnesty International, Jolie menulis sebuah buku yang diberi judul Know Your Rights. Buku ini menjelaskan semua hak anak berdasarkan dari konvensi PBB yang diratifikasi oleh 196 negara. Buku ini juga menjelaskan isu-isu besar dengan bahasa yang ringan, mudah dimengerti, mulai dari hak untuk hidup, kesetaraan, kesehatan dan anti diskriminasi.

    Brad Pitt melambaikan tangan di karpet merah Oscar 2020 saat tiba di ajang Academy Awards ke-92 di Hollywood, Los Angeles, California, AS, Ahad, 9 Februari 2020. REUTERS/Mike Blake

    Jolie sendiri baru tahu kalau Amerika Serikat tidak meratifikasi hak anak. Hal yang membuat ia takut dengan hak anak-anaknya. “Aku... Aku masih berada di situasi hukumku sendiri. Aku tidak bisa bicara tentang itu,” ujar aktris yang juga Duta Badan Pengungsi Dunia ini.

    Lebih jauh Jolie menjelaskan anak-anak yang disakiti, secara fisik dan emosi bisa mengakibatkan kerusakan pada anak itu. Bukan hanya itu saja, bahkan jika si anak menjadi saksi orang yang mereka cintai disakiti, juga memberikan kerusakan yang sama. “Salah satu alasan anak-anak perlu memiliki hak ini. Karena tanpa itu, anak-anak rentan untuk menjalani hidup yang tidak aman, tidak sehat,” ujar Jolie menjelaskan secara umum.

    Perjuangan Jolie untuk mendapatkan hak asuh anak sepenuhnya masih berlangsung. Jolie pernah meminta anak-anaknya untuk bersaksi di pengadilan. Namun, permintaan ini ditentang oleh pengacara Pitt dan disetujui hakim.

    Angelina Jolie, Brad Pitt dan anak-anak mereka (Maddox, Pax, Zahara, Shiloh, Kox dan Vivienne). Anak-anak ini terus menanyakan kapan mereka akan menikah. dailymail.co.uk

    “Angelina merasa sangat penting untuk tahu perasaan anak-anak tentang siapa yang mereka ingin habiskan waktu bersama, didengar. Ia tidak memaksa anak-anak untuk bersaksi. Ia mengikuti saran terapis anak-anaknya. Ia sangat berharap untuk bisa lanjut dengan hakim yang lebih adil, anak-anak bisa bersaksi,” ujar seorang sumber kepada Us Weekly, Jumat, 3 Agustus 2021.

    Pasangan ini berpisah September 2016 setelah bersama sejak 2004. Pitt dituduh telah membentak anak pertama mereka, Maddox di jet pribadi yang mereka tumpangi. Lima hari setelah kejadian ini, Jolie menggugat cerai Pitt.

    Brad Pitt mengaku saat itu dia sedang ada dalam pengaruh alkohol. Namun, ia membantah melakukan kekerasan terhadap Maddox. Pitt sendiri akhirnya ikut program Alcoholics Anonymous untuk mengatasi kecanduannya. Brad Pitt dan Angelina Jolie memiliki enam anak, yakni Maddox, Pax, Zahara, Shiloh, dan kembar Knox dan Vivienne.

    DEWI RETNO| THE GUARDIAN |US WEEKLY

    Baca juga: Angelina Jolie Paham Identitas Perempuan Afghanistan Harus Disamarkan karena Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.