Nurul Akmal Diduga Alami Body Shaming Saat Tiba di Bandara, Netizen Murka

Reporter:
Editor:

Marvela

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lifter Indonesia, Nurul Akmal diduga mengalami body shaming saat tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta pada Rabu, 4 Agustus 2021. (Instagram/@noc.indonesia).

    Lifter Indonesia, Nurul Akmal diduga mengalami body shaming saat tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta pada Rabu, 4 Agustus 2021. (Instagram/@noc.indonesia).

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet angkat besi putri, Nurul Akmal diduga menjadi korban body shaming. Hal ini menjadi perbincangan ramai di Twitter hingga trending topic dengan kata kunci Nurul.

    Dalam Instagram Story akun resmi NOC Indonesia, @noc.indonesia pada Kamis, 5 Agustus 2021, Nurul tiba bersama rombongan atlet dan pelatih lainnya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta setelah kembali dari Olimpiade Tokyo. Tampak diantaranya, pelatih angkat besi Dirja Wihardja, pelatih bulu tangkis Eng Hian, atlet angkat besi Rahmat E Abdullah, dan atlet bulu tangkis Anthony Sinisuka Ginting, Greysia Polli dan Apriyani Rahayu.

    Para atlet ini bergantian masuk dan mengambil buket bunga yang diletakkan di meja. Nurul masuk setelah atlet atletik Lalu Muhammad Zohri dan Alvina Tehupeiory. Usai mengambil buket bunga, Nurul kemudian diminta berpose di hadapan awak media. Mediapun bergantian memanggil nama Nurul dan memberikan selamat. Tiba-tiba terdengar ada celetukan cukup kencang, “paling kurus.” Mendengar celetukan ini, rombongan panitia yang berdiri di sebelah kanan Nurul langsung menoleh ke arah suara tersebut. Tidak diketahui siapakah yang mengeluarkan celetukan seperti itu.

    Netizen pun ramai mengomentari peristiwa ini, setelah sebuah akun Twitter @beommchris mengunggah potongan dari live IG tim official Indonesia. “Min ini aku salah denger atau gimana ya, ada yang nyeletuk 'yang paling kurus' pas kak nurul lewat. Menurutku enggak lucu ada yang ngomong begitu lah,” cuitnya.

    Akun resmi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta juga ikut menyuarakan kegusaran atas ejekan ini. “Astaga, prihatin banget dengernya. Mimin akan bantu cek di live IG dan dokumentasi internal semalam, semoga ada petunjuk ya. Semangat Dek Nurul,” cuit admin akun @imigrasi_soetta.

    Lifter Indonesia, Nurul Akmal tampil dalam angkat besi putri +87kg di Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, 2 Agustus 2021. REUTERS/Edgard Garrido

    Netizen lain ikut berkomentar mengecam perlakuan terhadap Nurul ini. Mereka memberikan semangat kepada Nurul. “Mbak nurul ini hatinya baik, mana senyumnya manis banget lagi,” cuit akun @uryouneverse. “Mbak Nurul Akmal, enggak usah dengarkan orang cingcong enggak jelas, mbak sudah hebat sedangkan mereka bacot doang,” cuit akun @bemywinnerr.

    Nurul sendiri di Instagram storynya membagikan video sedang menjalani karantina di hotel. Nurul juga mengunggah ulang Instagram story dari akun Willy Suyanto. “Whoever body shamed @nurulakmal_12, go fight me,” tulis Willy.

    Nurul Akmal adalah atlet angkat besi wanita yang berjuang di Olimpiade Tokyo 2020 di kelas 87 kilogram. Nurul gagal menyumbangkan medali karena hanya mencatatkan angkatan total 256 kilogram, yakni snatch 115 kilogram dan clean and jerk 141 kilogram. Meski tidak menyumbang medali, ia berhasil berada di posisi lima besar kelas +87 kilogram yang berlangsung di Tokyo International Forum, Senin, 2 Agustus 2021.

    Nurul Akmal lolos ke Tokyo usai menempati peringkat kelima saat tampil pada Kejuaraan Asia yang juga merupakan kualifikasi Olimpiade di Tashkent, Uzbekistan 2020 lalu. Ia berhasil mencatat angkatan total 251 kilogram lewat snatch 111 kilogram dan clean and jerk 140 kilogram. Di luar itu, Nurul pernah membuat catatan terbaik saat tampil di Kejuaraan Dunia angkat besi di Pattaya, Thailand 2019. Kala itu ia mampu membuat total angkatan 260 kilogram (snatch 110 kilogram dan clean and jerk 150 kilogram).

    DEWI RETNO

    Baca juga: KPI Dapat Aduan Tayangan Bola Voli Olimpiade, Pengadu Minta Bajunya Diblur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.