Mick Jagger Tua-tua Keladi, Terus Berkibar Bersama The Rolling Stones

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Mick Jagger tampil selama pertunjukan tur Rolling Stones `Tour No Filter` di Soldier Field di Chicago, Illinois, AS, 21 Juni 2019 REUTERS/Daniel Acker

    Penyanyi Mick Jagger tampil selama pertunjukan tur Rolling Stones `Tour No Filter` di Soldier Field di Chicago, Illinois, AS, 21 Juni 2019 REUTERS/Daniel Acker

    TEMPO.CO, Jakarta - Tua-tua keladi, itulah julukan yang tepat untuk rockstar yang satu ini, Michel Philip Jagger atau akrab disapa Mick Jagger. Tepat hari ini, 26 Juli,  ia menginjak usia 78 tahun, dengan usia yang tidak muda lagi, vokalis dan frontman dari band The Rolling Stones ini masih terlihat atraktif dan energik ketika berada di atas panggung.

    Sebagai seorang rockstar yang besar bersama the Rolling Stones, hal ini dimulai dengan persahabatannya dengan Keith Richard (gitaris The Rolling Stones). Mereka bertemu di Wentworth Primary School, Dartford pada 1950. Namun persahabatan mereka di sekolah tersebut sangat singkat setelah Jagger dan keluarganya pindah ke Wilmington pada 1954.

    Sejak kecil, Jagger sudah mendengarkan berbagai rekaman musik Blues dan R&B. Bahkan ia mendapatkan gitar pertamanya ketika berusia 14 tahun. Dengan hal tersebut, ia bersama teman SMA-nya, Dick Taylor membentuk sebuah grup band yang mereka namai Little Boy Blue and Blue Boys, dan Jagger mengisi posisi vokalis.

    Pada 1960, ia melanjutkan studinya ke London School of Economics. Sembari mengerjakan proyek bandnya, Jagger kembali bertemu dengan Keith dan memasukkannya ke dalam band tersebut. kedua sahabat ini banyak menghabiskan waktunya menonton pertunjukan musik hingga akhirnya bertemu dengan Brian Jones—gitaris Alexis Korner's Blues Incorporated sebelum bergabung dengan The Rolling Stones.

    Pada 12 Juli 1962, Jagger mengubah nama band sebelumnya menjadi The Rolling Stones dan merekrut Brian sebagai gitaris. Namun pada 1963, Taylor yang megisi posisi bassis keluar dan digantikan Bill Wyman. Serta pianis, Ian Stewart yang merangkap sebagai road manager.

    Sebelum membentuk album perdananya, Stones adalah band cover yang sukses menduduki tangga lagu Inggris pada 1964. Ketika itu mereka me-cover lagu It's All Over Now milik Bobby Womack. Tidak puas dengan hal itu, di tahun yang sama mereka membuat EP pertama yang bertajuk Five by Five.

    Setelah membuat EP tersebut, mereka tur ke Amerika dan akhirnya menelurkan banyak album dengan berbagi hits seperti, That Girl Belongs to Yesterday, (I Can't Get No) Satisfaction, Paint it Black, serta album Out of Our Heads (1965) dan Aftermath (1966).

    Selain lagu-lagu diatas, bersama the Rolling Stones, Mick Jagger sudah banyak melahirkan lagu-lagu hits seperti, Gimme Shelter, Shympathy for The Devil, Honky Tonk Women, Jumpin’ Jack Flash, hingga Wild Horses. Ia juga mebuat proyek solo dan yang terbaru ia membuat single yang berjudul Eazy Sleazy. Lagu yang kental dengan nuansa hard rock ini ia kerjakan bersama Dave Grohl (Foo Fighters).

    GERIN RIO PRANATA 

    Baca: Mick Jagger Kembali Beraksi Pascaoperasi Jantung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...