Buya HAMKA Lahirkan Lebih dari 90 Buku Berbagai Genre

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Museum kelahiran Buya Hamka di danau maninjau, Agam, Sumatra Barat. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Museum kelahiran Buya Hamka di danau maninjau, Agam, Sumatra Barat. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat Indonesia mengenal Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau Buya HAMKA bukan hanya sebagai seorang ulama. Namun, juga dikenal sebagai seorang budayawan, politisi, sastrawan, dan cendikiawan ulung.

    Buya Hamka telah menulis tak kurang dari 90 buku dengan berbagai macam genre seperti agama, sejarah, sastra, filsafat, bahkan sampai cerita roman anak muda. Karya-karya Buya HAMKA masih banyak dicetak ulang sampai sekarang dan karya tersebut telah dinikmati oleh barbagai macam kalangan.

    Buya Hamka memang lebih tertarik dengan dunia sastra. Adapun karya-karya sastra ciptaan Buya Hamka yang terkenal antara lain Di bawah Lindungan Ka'bah, Merantau ke Deli, Menunggu Bedeuk Berbunyi, Tuan Direktur, Karena Fitnah, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.

    Bahkan, beberapa karya sastra Buya HAMKA pernah di filmkan oleh rumah produksi perfilman yaitu Starvision Plus dan Falcon Pictures. Karya sastra tersebut adalah yang berjudul Di Bawah Lindungan Ka'bah serta Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.

    Dua perusahaan film Indonesia, Starvision dan Falcon Pictures pun menggarap film tentang biografi Buya HAMKA. Film yang akan mulai syuting pada awal April 2019 di Maninjau, Sumatera Barat, itu dibintangi oleh Vino G. Sebastian sebagai pemeran utama. 

    PRIMANDA ANDI AKBAR

    Baca: 40 tahun Kepergian Buya HAMKA, Ulama Sastrawan Politisi dan Ketua MUI Pertama


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.