Tak Terima Didatangi Petugas PLN, Lukman Sardi: Bisa Lihat dari Track Record

Reporter:
Editor:

Marvela

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Lukman Sardi saat ditemui dalam konferensi pers pementasan teater 'Bunga Penutup Abad' di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, 31 Oktober 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Aktor Lukman Sardi saat ditemui dalam konferensi pers pementasan teater 'Bunga Penutup Abad' di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, 31 Oktober 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, JakartaAktor Lukman Sardi kembali curhat soal ancaman yang dilakukan oleh petugas PLN beberapa waktu lalu di rumahnya. Listrik di rumahnya terancam akan diputus karena telat membayar dari batas waktu yang telah ditentukan.

    "Nggak semua orang dikasih kemampuan yang sama untuk bisa bayar tanggal 20, ada yang gajian di tanggal 25 or awal bulan, terus begitu telat padahal baru beberapa hari langsung didatengin diancam denda dan putus, kecuali nunggak 30 hari itu masih masuk akal @pln_123," tulis Lukman di Twitter pada Jumat, 23 Juli 2021.

    Pada cuitan berikutnya, Lukman meminta agar pihak PLN tidak langsung mendatangi dan mengancam pelanggannya yang baru telat membayar selama beberapa hari. Menurutnya, PLN perlu lebih bijak lagi melihat rekam jejak pembayaran bulan-bulan sebelumnya.

    "Kan bisa dilihat dari track record pelanggannya. Jadi nggak langsung aja datengin and bilang mau diputus, kecuali pelanggan memang punya track record yang jelek, atau sering nunggak lama baru deh di datengin dan kasih peringatan @pln_123," tulisnya.

    Terkait masalah ini, pihak PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) alias PLN telah menanggapinya. PLN menyampaikan bahwa tagihan listrik pascabayar yang di tagihkan kepada pelanggan pada bulan Juli merupakan penggunaan listrik pelanggan bulan Juni. Pembayaran listrik pascabayar dapat dilakukan mulai tanggal 1-20 di bulan berikutnya.

    "Petugas PLN yang datang ke rumah Bapak Lukman Sardi beritikad baik untuk memberikan surat penagihan kepada pelanggan. Di mana untuk tagihan listrik Juli merupakan penggunaan listrik di bulan Juni" kata Manager PLN UP3 Kebon Jeruk PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Subagio dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo pada Jumat, 23 Juli 2021.

    Lukman Sardi mengutarakan kekecewaannya terhadap pelayanan petugas PLN karena didatangi dan diancam aliran listrik rumahnya akan diputus karena telat membayar. Ini adalah pengalaman pertamanya didatangi petugas dan diancam karena telat membayar tagihan listrik selama dua hari.

    "Sebagai konsumen saya nggak pernah nunggak listrik, paling banter telat bayar 2 atau 3 hari, ini kenapa dari bulan kemaren orang-orang @pln_123 selalu dateng ke rumah, dan puncaknya hari ini dengan bawa surat kalau masih seperti itu akan diputus? Atas dasar apa ya?" tulis Lukman Sardi di Twitter pada Jumat, 23 Juli 2021.

    Baca juga: Diancam Listrik Rumah Akan Diputus, Lukman Sardi: Baru Telat Bayar 2 Hari


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.