Blake Lively Ceritakan Pengalaman Menakutkan saat Dikuntit Paparazi

Reporter:
Editor:

Marvela

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris Blake Lively berpose dalam premier film Deadpool 2 di New York, 14 Mei 2018. Blake turut mendampingi suaminya, Ryan Reynolds di premier Deadpool 2. AP/Brent N. Clarke

    Aktris Blake Lively berpose dalam premier film Deadpool 2 di New York, 14 Mei 2018. Blake turut mendampingi suaminya, Ryan Reynolds di premier Deadpool 2. AP/Brent N. Clarke

    TEMPO.CO, Jakarta - Blake Lively membagikan pesan di sosial media untuk paparazi yang mengambil gambarnya saat bersama tiga putrinya. Tanggapan ini dikeluarkan usai serangkaian foto paparazi yang memperlihatkan Lively bersama ketiga putrinya, James (6), Inez (4), dan Betty (21 bulan).

    Dalam komentar yang ia tuliskan kemudian dihapus di halaman Instagram tabloid tersebut, Lively menceritakan pengalaman mengerikan di balik foto-foto itu. Komentar ini sendiri sempat diabadikan dan diunggah di akun Instagram Comments by Celebs.

    "Kalian mengedit gambar-gambar ini seolah-olah aku terlihat bahagia melambaikan tangan. Tapi itu palsu. Cerita sebenarnya adalah: anak-anakku dikuntit oleh seorang pria sepanjang hari. Dia melompat tiba-tiba, kemudian sembunyi,” tulis Lively, seperti yang dilansir People pada Jumat, 17 Juli 2021.

    Lebih jauh Lively menuliskan, sampai-sampai ada orang yang beradu argumen dengan para paparazi ini karena mereka tidak suka dengan apa yang mereka lakukan. Lively bahkan mencoba mendekati baik-baik para paparazi ini yang malah melarikan diri. “Di mana moralitas kalian? Aku ingin tahu. Atau kalian memang tidak peduli tentang keselamatan anak-anak?" tulis istri dari Ryan Reynolds ini.

    Ibu tiga anak ini kemudian menjelaskan, ia akhirnya bisa bicara baik-baik dengan fotografer lain. Ia bersedia diambil fotonya asalkan mereka tidak melibatkan anak-anaknya. “Tolong berhenti membayar pria dewasa untuk sembunyi dan memburu anak kecil. Ayolah, berubah,” tulisnya lagi.

    Lively bukan satu-satunya selebritas yang bicara pengalaman mereka dengan paparazi yang mengambil foto anak-anak mereka. Awal bulan ini, Gigi Hadid, mengunggah permohonan terbuka untuk menjaga privasi anaknya. Dalam surat yang panjang, Gigi meminta paparazi, media dan akun-akun penggemar mereka untuk memburamkan wajah putrinya, Khai yang berusia sembilan bulan.

    “Kalian tahu, kami tidak pernah secara sengaja membagikan wajah putri kami di media sosial. Harapan kami, dia bisa memilih sendiri bagaimana mau membagikan dirinya dengan dunia saat usianya cukup, dan dia bisa memiliki masa kecil senormal mungkin, tanpa perlu takut tentang gambaran publik yang tidak dia publikasikan," tulis Gigi.

    Keresahan Blake Lively ini juga dirasakan oleh Jennifer Garner. Pada Maret 2021 lalu, Jennifer Garner bercerita saat anak-anaknya kecil, mereka trauma dan takut dengan kamera. Akibatnya mereka jarang memiliki foto keluarga. "Kamera yang terus-terusan mengikuti kami, menimbulkan kecemasan berlebih pada keluarga kecil kami," kata Garner. 

    DEWI RETNO

    Baca juga: Bantu Perangi Rasisme, Ryan Reynolds Sumbang Dana Rp 2,8 Miliar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...