Alami Long Covid Sekeluarga, Inul Daratista: Biaya Ratusan Juta Lewat

Reporter:
Editor:

Marvela

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Inul Daratista. Instagram.

    Inul Daratista. Instagram.

    TEMPO.COJakarta - Penyanyi dangdut, Inul Daratista kembali mengingat saat ia sekeluarga terkena Long Covid atau gejala yang tersisa setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Akibatnya, Inul harus menghabiskan biaya ratusan juta untuk kesembuhannya.

    Inul masih ingat betul rasanya sakit karena terinfeksi Covid-19. Ia harus merasakan sesak napas, demam tinggi, diare, batuk kering dan mampat. “Aku long covid sekeluarga, biaya ratusan juta lewat. Sakit semua bahkan enggak bisa makan enak, badan seperti dipukuli orang sekampung babak belur, untung masih tertolong,” tulis Inul dalam unggahan di Instagramnya, Sabtu 17 Juli 2021.

    Menurutnya, saat itu memiliki uang yang banyakpun tidak bisa dinikmati karena memikirkan rasa sakit. Ia juga tidak bisa bekerja karena harus menjaga jarak dengan orang lain. “Bayangkan saja jika kena covid, campur dirawat ramai-ramai, bahkan ada yang mati apa enggak tambah stress, imun drop?” tulis Inul.

    Karena pernah mengalami sendiri, Inul kembali mengingatkan kejamnya Covid-19. Ia beruntung, karena Tuhan masih memberikannya kesembuhan walaupun lama. “Yang mati berangkat sendiri, keluarga jauh tidak berani dekat, semua pada takut, dan kremasi mayatpun semua sesuai aturan covid, sedih kaaann? Mati berangkat sendiri? Mari berjuang, jangan lupa vaksin, swab rutin,” tulis pengusaha karaoke ini.

    Inul meminta kepada netizen untuk mengingat perjuangan tenaga kesehatan dalam merawat pasien Covid-19. Ia juga meminta kepada pihak-pihak yang tidak percaya Covid-19 untuk tidak memperkeruh keadaan. Mengingat angka kematian karena Covid-19 di Indonesia saat ini terbilang tinggi. “Buang prasangka buruk tentang inilah itulah anulah! Buka matamu lebar-lebar yang mengalami covid seluruh dunia bukan Indonesia saja,” tulisnya.

    (Paling kanan bawah) Inul Daratista bersama suami, Adam Suseno, dan putra semata wayangnya, Yusuf Ivander Damares. Instagram.com/@inul.d

    Tahun ini, menurut Inul, adalah tahun yang kejam dan sulit bagi semua orang. Ia juga meminta untuk lebih berempati kepada para tenaga kesehatan yang berbjibaku di rumah sakit. “Berdoa semoga tahun pahit ini berakhir dengan usaha semua pihak. Monggo silahkan tetap kerja kalau emang kepaksa tapi pakai masker, tertib aturan jangan seenaknya saja!” tulisnya.

    Unggahan Inul banyak mendapat balasan beragam, banyak di antaranya yang menganggap Inul bisa bicara seperti itu karena kaya. “Coba mbak Inul enggak punya duit, bisa enggak ngomong seperti itu, canda enggak punya,” tulis akun @ikbal_yim. Komentar tersebut langsung dijawab Inul, ”Bisalah, kan aku dulu miskin, jualan es lilin, jualan nasi bungkus, jualan rokok dan sprit, jualan kacang, ngutang hahaha jualan habis utang bayar. Untungnya diputer hueeekk.

    Pada bulan Mei 2021, Inul Daratista menyampaikan bahwa bulan April lalu suaminya, Adam Suseno dan putra semata wayangnya yang bernama Yusuf Ivander Damares terpapar Covid-19. Ia menceritakan perjuangannya mencari tabung oksigen. "Aku sekeluarga bulan lalu kena sebulan habis duit ratusan juta, belum lagi tarung nyawa karena oksigen dalam darah turun dan sesak napas, pontang-panting cari tabung oksigen karen semua rumah sakit tidak kasih kita sebab  kebutuhan rumah sakit juga mendesak," tulisnya.

    #jagajarak #pakaimasker #cucitangan #diamdirumah

    DEWI RETNO

    Baca juga: Perjuangan Inul Daratista Capai Badan Ideal, agar Tetap Diundang Menyanyi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.