Ini Pernyataan-Pernyataan Kontroversial Dokter Lois Owien

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokter Lois Owien juga menyatakan bahwa korban yang meninggal bukan karena virus Corona, melainkan akibat interaksi obat-obatan yang diberikan tenaga kesehatan. Nama Lois sebelumnya viral setelah wawancaranya dengan Hotman Paris soal Covid-19 tersebar di media sosial. Instagram/dr_lois7

    Dokter Lois Owien juga menyatakan bahwa korban yang meninggal bukan karena virus Corona, melainkan akibat interaksi obat-obatan yang diberikan tenaga kesehatan. Nama Lois sebelumnya viral setelah wawancaranya dengan Hotman Paris soal Covid-19 tersebar di media sosial. Instagram/dr_lois7

    TEMPO.CO, Jakarta - Dokter Lois Owien, pemilik akun Twitter @LsOwien dan akun Instagram @dok_lois7, ditangkap polisi pada Ahad, 11 Juli 2021. Ia ditangkap karena diduga menyebarkan berita bohong atau hoax terkait dengan virus corona.

    “Kemarin minggu diamankan Polda Metro dan kasusnya dilimpahkan ke Mabes Polri,” kata Argo Yuwono, Kadiv Humas Polri.

    Sebelum ditangkap, Lois Owien menjadi bintang tamu dalam suatu acara di stasiun televisi swasta yang dipandu pengacara Hotman Paris. Saat ditanya soal pandangannya soal virus corona, Lois menyatakan tidak percaya. “Nggak, nggak percaya,” katanya.

    Lois Owien yang dikenal sebagai dokter anti aging ini merupakan sosok yang kontroversial. Seringkali pernyataan-pernyataan yang dilontarkannya menjadi polemik dan menimbulkan perdebatan.

    Misalnya, pada 18 Februari 2021 ia menyebut aktris Nagita Slavina akan menjadi janda kembang karena suaminya, Raffi Ahmad, mengikuti vaksinasi Covid-19. Sontak, postingan Instagramnya itu membuat warganet geram dan mengecam Lois.

    Ia kerap mencuit dan melontarkan pernyataan yang menyatakan bahwa ia tidak percaya dengan adanya Covid-19. Lewat akut Twitternya ia pernah bilang jika korban yang selama ini meninggal bukan disebabkan oleh Covid-19 tetapi karena adanya interkasi antarobat dan pemberian obat enam macam.

    Pernyataan Lois Owien mengenai Covid-19 membuat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bertindak dan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) akan meminta klarifikasi dari pernyataan yang dilontarkan oleh Lois Owien terkait Covid-19.

    EIBEN HEIZIER

    Baca juga: Akhirnya Polisi Pindahkan Dokter Lois Owien dari Polda Metro Jaya ke Mabes Polri

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.