Covid-19 Menggila, Selebgram Dokter Anton Tanjung Minta Taati Protokol Kesehatan

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokter Anton Tanjung. Instagram/@antontanjung

    Dokter Anton Tanjung. Instagram/@antontanjung

    TEMPO.CO, Jakarta - Dokter Anton Tanjung, selebgram dan pemilik Smiling Care mengingatkan masyarakat untuk menaati protokol kesehatan seiring melonjaknya kasus positif Covid-19. Ia mengingatkan agar masyarakat ikut membantu memutuskan rantai penyebaran. 

    "Covid makin mengerikan saja, rumah sakit rujukan covid pada full oleh pasien, banyak yang masih ngantre belum dapat rumah sakit. Nakes sudah banyak yang jatuh juga," tulis dokter Anton pada layar yang diunggah di akun Instagramnya, Senin, 21 Juni 2021. 

    Dokter lulusan Universitas Gadjah Mada ini mengatakan, semua masyarakat harus memahami kondisi darurat ini. "Ikuti protokol kesehatan dan jangan keluar rumah jika tidak begitu penting," tulisnya menambahkan.

    Ilustrasi travel kit di masa new normal. Foto: www.springfields.co.uk

    ADVERTISEMENT

    Anton juga meminta agar tenaga kesehatan dan influencer memberikan contoh yang baik kepada masyarakat luas. Jika tidak bisa membantu dengan menaati protokol kesehatan dan menyosialisasikan pemutusan penyebaran Covid-19, maka sebaiknya tidak menambah beban orang-orang yang bekerja. 

    Menurut Anton, jumlah pasien Covid-19 saat ini melonjak tajam dan situasinya serupa saat awal pandemi. "Padahal kita sudah berusaha kurang lebih 1,5 tahun untuk melawan Covid-19 ini," tulisnya pada keterangan unggahannya itu. 

    Dokter Anton menegaskan agar masing-masing memiliki kesadaran untuk menyayangi diri sendiri dan keluarga. "Ayo teman-teman, kita berusaha bersama-sama terus untuk sehat dan hidup," katanya menambahkan. 

    Unggahan Dokter Anton Tanjung yang pernah mengkritisi penggunaan masker di sinetron Ikatan Cinta ini memancing komentar netizen. Ada yang menceritakan situasi Kudus yang kekurangan tenaga kesehatan dan membutuhkan bantuan dari luar kota. Ada pula tenaga kesehatan yang menunjukkan ada sembilan dari 17 orang yang positif Covid-19.

    #jagajarak #pakaimasker #cucitangan

    Baca juga: Kritik Ikatan Cinta Disebut Pansos, Dokter Anton Tanjung: Maaf, Saya Sudah Mapan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.