Selain Anji, 5 Musisi Ini Pernah Terjerat Kasus Narkoba

Reporter:
Editor:

Marvela

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Musisi Anji dengan pemilik nama lengkap Erdian Aji Prihartanto dikawal petugas kepolisian usai dilakukan pemeriksaan kesehatan dan tes urin atas penyalahgunaan narkoba di Klinik Mapolres Metro Jakarta Barat, Senin 14 Juni 2021. Anji ditangkap studio miliknya dikawasan Cibubur dengan barang bukti kepemilikan narkoba jenis ganja. Tempo/Nurdiansah

    Musisi Anji dengan pemilik nama lengkap Erdian Aji Prihartanto dikawal petugas kepolisian usai dilakukan pemeriksaan kesehatan dan tes urin atas penyalahgunaan narkoba di Klinik Mapolres Metro Jakarta Barat, Senin 14 Juni 2021. Anji ditangkap studio miliknya dikawasan Cibubur dengan barang bukti kepemilikan narkoba jenis ganja. Tempo/Nurdiansah

    TEMPO.CO, JakartaMusisi Erdian Aji Prihantanto alias Anji ditangkap oleh satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat karena penyalahgunaan narkoba. Ia diamankan di salah satu studio musiknya di kawasan Cibubur, Jakarta Timur pada Jumat, 11 Juni 2021 dengan barang bukti narkoba jenis ganja.

    Kasus ini menambah daftar panjang musisi yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba. Berikut 5 daftar musisi yang tertangkap karena narkoba.

    1. Reza Artamevia

    Penyanyi Reza Artamevia ditangkap saat berada di sebuah restoran di Jatinegara pada Jumat, 4 September 2020. Itu adalah penangkapan terhadap Reza Artamevia yang kedua kalinya setelah pada 2016 ditangkap juga karena narkoba bersama Gatot Brajamusti.

    ADVERTISEMENT

    Saat penggerebekan, aparat menggeledah tas Reza Artamevia dan menemukan satu klip sabu seberat 0,78 gram. Hasil tes urine menunjukkan Reza positif menggunakan amphetamine atau narkoba jenis sabu. Permohonan rehabilitasinya dikabulkan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta. Sejak September 2020, pelantun tembang Berharap Tak Berpisah tersebut menjalani rehabilitasi di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido.

    2. Ridho Rhoma

    Penyanyi dangdut Ridho Rhoma ditangkap di Apartemen Fraser Residence, Sudirman, Jakarta Selatan pada Kamis, 4 Februari 2021. Putra kandung dari Raja Dangdut Rhoma Irama ini diamankan bersama dua teman laki-lakinya dengan barang bukti pil ekstasi tiga butir.

    Hasil tes urine menunjukkan Ridho Rhoma positif mengonsumsi amfetamin. Kepada polisi, penyanyi dangdut itu mengaku menggunakan sabu saat berlibur di Bali, beberapa hari sebelum diciduk di Jakarta.

    Sebelumnya, Ridho Rhoma ditangkap akibat kasus penyalahgunaan dan kepemilikan narkoba jenis sabu pada 25 Maret 2017. Ia divonis bersalah hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Ia menjalani rehabilitasi dan hukuman pidana penjara selama delapan bulan sejak Juli 2019 di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat. Akhirnya, Ridho Rhoma bebas pada 8 Januari 2020.

    3. Andika Kangen Band

    Mantan vokalis Kangen Band ini ditangkap pada Maret 2011. Ia kedapatan mengonsumsi narkoba jenis ganja. Kejadian tersebut terjadi ketika dirinya baru saja selesai tampil di salah satu acara televisi. Akibatnya ia harus mendekam di penjara.

    Andika Kangen Band mengaku alasannya mengonsumsi narkoba karena iri dengan kawan-kawannya yang memiliki keluarga lengkap. Ia berpikir dengan mengonsumsi narkoba dapat menghilangkan rasa kesepiannya. Namun ternyata itu salah. Ketika ia ditangkap polisi dan dimasukkan ke pusat rehabilitasi, Andika Kangen Band mengakui ia justru merasa lebih menderita dari kehidupan yang ia inginkan. Saat itu, ia merasa benar-benar sendiri dan tidak ada yang mendukungnya.

    4. Sammy Simorangkir

    Mantan vokalis grup band Kerispatih, Sammy Simorangkir pernah ditangkap pada 2010 karena penyalahgunaan narkoba. Polisi mendapatkan sisa sabu-sabu dalam plastik berwarna putih di atas televisi seberat 0,3366 gram dan sebuah alat isap (bong). Saat itu usianya masih 27 tahun. Ia diamankan pihak berwajib pada 2 Februari 2010 dini hari di sebuah rumah kos di wilayah Jalan Pedurenan Sawit, Setia Budi, Jakarta Selatan. Akibatnya Sammy Simorangkir mendekam di penjara dan menjalani rehabilitasi ketergantungan obat selama enam bulan.

    5. Fariz RM

    Musikus senior, Fariz Rustam Munaf atau Fariz RM pernah ditangkap sebanyak tiga kali karena penyalahgunaan narkoba. Pada 2007, 2015, dan yang terakhir 2018. Pada 2007, Fariz RM kedapatan memiliki 1,5 linting ganja seberat 5 gram yang disimpan dalam bungkus rokok. Setelah melalui tes urine, Fariz dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis ganja.

    Tahun 2015, ia kembali ditangkap satu hari setelah merayakan ulang tahunnya ke-56. Saat ditangkap, polisi mendapati ada beberapa paket narkoba seperti ganja dan heroin serta alat isapnya. Dan terakhir, Fariz RM diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Jakarta Utara di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Jumat pagi 24 Agustus 2018. Barang bukti yang ditemukan di lokasi penangkapan di antaranya dua paket sabu dalam paket plastik klip, sembilan butir alprazolan, dua butir dumolit dan alat hisap sabu atau bong.

    Baca juga: Anji Terjerat Kasus Narkoba, Ini Harapan Ian Kasela Sebagai Sesama Musisi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.