Berobat ke Turki, Ashanty Ketahuan Kena Batu Ginjal: Ukurannya Cukup Besar

Reporter:
Editor:

Marvela

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Ashanty pernah didiagnosa menderita meningitis pada 2013 setelah mengeluhkan sakit di bagian kepala terus menerus. Setelah menjalani pengobatan, istri musikus Anang Hermansyah ini telah pulih dari penyakit tersebut, namun masih harus menghadapi penyakit autoimun. Instagram/@Ashanty_Ash

    Penyanyi Ashanty pernah didiagnosa menderita meningitis pada 2013 setelah mengeluhkan sakit di bagian kepala terus menerus. Setelah menjalani pengobatan, istri musikus Anang Hermansyah ini telah pulih dari penyakit tersebut, namun masih harus menghadapi penyakit autoimun. Instagram/@Ashanty_Ash

    TEMPO.CO, JakartaAshanty harus menerima kenyataan bahwa dirinya terkena batu ginjal. Hal ini diketahuinya saat melakukan pengobatan di Turki.

    "Waduh ada yang tidak baik nih hasilnya. Masa aku ada batu ginjal juga," kata Ashanty di kanal YouTube The Hermansyah A6 yang tayang pada Minggu, 6 Juni 2021.

    Ternyata Anang Hermansyah juga pernah terkena batu ginjal. Setelah bertanya soal ukuran batu ginjal sang suami, ternyata ukuran batu ginjal Ashanty dua kali lipat lebih besar dari Anang. "Yang, kemarin kamu batu ginjalnya berapa milimeter? Dua? Aku empat," katanya.

    Ashanty menjelaskan hasil pemeriksaan dari dokter soal batu ginjalnya yang berukuran cukup besar. "Tadi udah dicek dibilangnya hasilnya bahwa aku ada batu ginjal udah lumayan besar tapi enggak perlu diambil," katanya.

    Dokternya menyarankan agar Ashanty lebih banyak minum air putih minimal 3 liter setiap hari selama enam bulan untuk mengatasi penyakit batu ginjalnya. "Sampai aku balik lagi (ke Turki) kalau memang dilihat memang besar baru diambil, kalau enggak (membesar) pasti hilang, dia bilang," katanya.

    Ashanty, keluarga, dan para staf rumah tangganya bertolak ke Dubai untuk berlibur sekaligus berobat di Turki. Foto: Instagram.

    Batu ginjal yang ada di dalam tubuh Ashanty tidak perlu diambil saat ini juga karena ia tidak merasakan sakit atau gejala apapun. Namun jika enam bulan kemudian batu ginjalnya bertambah besar, dokter akan segera melakukan tindakan untuk mengambilnya. "Mudah-mudahan dengan minum air 3 liter sehari akan lama-lama pecah dan keluar," katanya.

    Selain terkena batu ginjal, Ashanty juga dinyatakan memiliki hormon yang tidak stabil yang disebabkan oleh KB spiral yang sudah digunakannya selama empat tahun terkahir. Dokter menyarankan Ashanty untuk meminum vitamin atau jika tidak ada perkembangan, KB spiral tersebut harus dikeluarkan agar tidak memperburuk keadaannya. "Yang aku takut kalau ambil spiral, aku itu gampang banget hamil," katanya. "Bisa siih menjaga cuma takut aja tiba-tiba namanya kita manusia, tiba-tiba kebobolan."

    Sedangkan untuk penyakit autoimunya, dokter menyatakan sedang tidak kambuh. Namun Ashanty memang memiliki alergi yang sampai saat ini belum bisa terindentifikasi penyebabnya. "Karena aku punya autoimun jadi alerginya ini lebih lama untuk pengobatannya," katanya.

    Ashanty dan keluarga berangkat ke Dubai pada Minggu, 9 Mei 2021. Kepergian Ashanty ke Dubai hanya untuk transit sebelum menjalani pengobatan di Turki yang masih lockdown. Ashanty ingin pergi ke Turki untuk memeriksakan penyakit autoimunnya. Ia mengaku terpaksa harus berobat ke Turki di tengah larangan pemerintah untuk mudik karena sangat menderita dan tidak bisa tidur setiap malam lantaran gatal di tubuhnya tidak kunjung sembuh.

    Baca juga: Aurel Hermansyah Sebut Krisdayanti Pekerja Keras, Ashanty Utamakan Keluarga


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.