Arie Kriting Usul Nowela Jadi Duta PON, Dian Sastro: Saya Teman Nagita, Tapi..

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nowela. Foto/Instagram

    Nowela. Foto/Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Komika dan aktor film, Arie Kriting terus menyuarakan aspirasi masyarakat Papua yang kurang setuju atas penunjukan Nagita Slavina sebagai Duta PON Papua. Menurut dia, sebutan apapun, entah ikon atau duta, representasi masyarakat asli Papua harus ada. 

    "Pilihannya ada banyak kok, Nowela, Lisa Rumbewas, Putri Nere, Monalisa Sembor, dan masih banyak lagi lainnya," tulisnya pada keterangan unggahan foto-foto selebritas perempuan asli Papua di akun Instagramnya, Kamis, 3 Juni 2021.

    Ia menuturkan, representasi perempuan asli Papua sebagai Duta PON Papua itu untuk menghindarkan Indonesia dari sikap Kultur Apropriasi, lantaran tidak menghadirkan perempuan Papua dengan gambaran yang jelas. Kultur apropriasi adalah istilah untuk menggambarkan pengambilan bentuk, tema, proses kreatif atau sesuatu yang artistik oleh seseorang atau kelompok dari kelompok budaya yang lain. 

    Ragam busana Nagita Slavina saat pemotretan ikon Pekan Olahraga Nasional atau PON XX di Papua, Oktober 2021. Foto: Tangkapan Layar YouTube Rans Entertainment

    Kemarin, Arie Kriting mengomentari pemberitaan mengenai Nagita Slavina, istri Raffi Ahmad, yang dipilih sebagai Duta Pekan Olahraga Nasional XX atau PON Papua. Sejak awal ia merasa janggal dengan hal ini namun berusaha menunggu tanggapan dari masyarakat Papua terlebih dulu baru berkomentar.

    Ia menilai aspirasi masyarakat Papua adalah untuk memperjuangkan kehadiran Perempuan Papua di event Nasional yang digelar di tanah mereka. Pemilihan Nagita Slavina sebagai Duta PON Papua ini, katanya, telah meresahkan warga asli Papua.

    "Semoga kita bisa sama-sama mendorong agar representasi perempuan Papua pada ajang yang diadakan di daerah mereka sendiri, bisa terwujud. Mari menjadi bangsa yang menghormati perbedaan," tulis dia.

    Unggahan Arie Kriting ini mendapatkan dukungan dari teman-temannya sesama selebritas. Salah satunya, Dian Sastro, yang menuliskan komentar positif. "Nagita itu teman saya, tapi Indonesia itu warna-warni. Sudah waktunya saudara-saudara Papua merasa terwakili," tulisnya. 

    Baca juga: Nagita Slavina Jadi Duta PON Papua, Arie Kriting Usul Ini

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.