Pak Ogah Alami Penyumbatan Otak, Dirawat di Rumah Karena Kesulitan Biaya

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Abdul Hamid, pemeran tokoh Pak Ogah dalam serial Si Unyil, memandangi foto Pak Raden, legenda dongeng si Unyil di Petamburan, Jakarta, 31 Oktober 2015. Pak Raden meninggal karena sakit infeksi paru-paru, pada 30 Oktober 2015. TEMPO/Frannoto

    Abdul Hamid, pemeran tokoh Pak Ogah dalam serial Si Unyil, memandangi foto Pak Raden, legenda dongeng si Unyil di Petamburan, Jakarta, 31 Oktober 2015. Pak Raden meninggal karena sakit infeksi paru-paru, pada 30 Oktober 2015. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah seorang pengisi suara di serial boneka Si Unyil, Abdul Hamid atau Pak Ogah kini sedang terbaring sakit di rumahnya di Jatiasih, Bekasi. Selama tiga bulan terakhir, Pak Ogah mengalami penyumbatan otak dan sempat dilarikan ke rumah sakit. Istri Pak Ogah, Yuyun Widayanti mengaku mengalami kesulitan biaya untuk pengobatan.

    Yuyun mengatakan saat ini keluarganya mengalami kesulitan biaya untuk melakukan pembayaran rumah sakit karena anaknya yang biasanya membantu biaya perawatan kini sudah tidak bekerja lagi. Diketahui dalam tiga bulan terakhir Pak Ogah harus bolak-balik ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

    Yuyun menyadari suaminya sakit saat Pak Ogah sering melempar Hp dengan alasan rusak, padahal Hp tersebut sama sekali tidak rusak. Kemudian Yuyun merasa ada sesuatu yang membuat Pak Ogah menjadi seperti ini. Karena itulah Yuyun membawa Pak Ogah ke rumah sakit. Dokter menyebutkan bahwa Pak Ogah mengalami penyumbatan di kedua otaknya. Dokter pun menyarankan Pak Ogah untuk segera menjalani operasi.

    Saat melakukan perawatan di rumah sakit, Pak Ogah meminta untuk pulang karena memikirkan biaya rumah sakit. "BPJS Kesehatan mati," kata Yutun. Istri Pak Ogah membayar biaya perawatan rumah sakit dari hasil pinjaman. Hingga kini, masih ada Rp 3,5 juta uang yang belum dapat dikembalikan oleh keluarga ini.

    Karena itulah kini Pak Ogah tidak lagi menjalani perawatan di rumah sakit. Kini Pak Ogah dirawat di rumahnya oleh istri dan keluarganya. Akibat dari penyumbatan otak ini, kini Pak Ogah sulit berkomunikasi dan kehilangan kontrol atas dirinya sendiri.

    WINDA OKTAVIA

    Baca: Kenangan Pak Ogah: Tanpa Pak Raden Tak Ada Boneka Ogah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.