Bantah Lakukan Kekerasan Seksual, Ji Soo Lapor Kasus Pencemaran Nama Baik

Reporter

Jisoo. instagram.com/actor_jisoo

TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Korea Selatan, Ji Soo akan mengambil tindakan hukum terhadap orang yang menyebarkan informasi bahwa dia melakukan bullying dan kekerasan seksual. Menurut dia, tuduhan yang sempat diakuinya itu merupakan gosip yang bermaksud menjatuhkan namanya.

Pernyataan Ji Soo soal tindakan hukum yang akan diambil ini diungkapan perwakilan hukumnya pada Kamis, 27 Mei 2021, seperti yang dikutip dari Koreaboo. "Segera setelah tuduhan kekerasan di sekolah muncul, klien mengunggah permintaan maaf dengan tulisan tangan di media sosial dan meminta maaf langsung dari semua orang yang dapat dihubungi," tulis kuasa hukum Ji Soo memulai pernyataannya. 

Menurut mereka, di antara tuduhan-tuduhan itu, seperti bullying dan kekerasan seksual, terdapat banyak fakta yang berbeda dengan kebenaran. Tapi saat itu, kata pengacara Ji Soo, kliennya belum menanggapinya. 

Pengacara sahabat Nam Joo Hyuk itu memastikan, tuduhan bahwa kliennya melakukan kekerasan seksual kepada murid-murid perempuan adalah tuduhan palsu yang terus diviralkan di media sosial. "Sementara klien tetap diam untuk merenungkan dirinya sendiri, klaim di atas diterima seolah-olah itu benar," tulis pengacara Ji Soo. 

Jisoo. instagram.com/actor_jisoo

Atas tuduhan soal kekerasan seksual itu, Ji Soo bermaksud untuk melaporkan siapa saja yang dinilainya telah mencemarkan nama baiknya untuk mengungkap kebenaran.  Saat ini, tengah dilakukan investigasi untuk mencari orang-orang yang menyebarkan tuduhan Ji Soo melakukan kekerasan seksual tersebut. 

"Klien juga akan mengambil tindakan hukum terhadap mereka yang mencemarkan nama baiknya melalui informasi palsu. Kami mohon maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran melalui pengajuan tindakan ini," tulis mereka. 

Imbas dari informasi bahwa Ji Soo telah melakukan perundungan di sekolah dan juga kekerasan seksual, agensinya yang baru mengontraknya tujuh bulan ini, KeyEast memutuskan kontraknya. Pengumuman ini diumumkan KeyEast pada Kamis, 27 Mei 2021 melalui pernyataan tertulis mereka. 

KeyEast menyatakan akan menyelesaikan gugatan terhadap Ji Soo yang berkaitan dengan drama Korea River Where The Moon Rises yang menempatkannya sebagai pemeran utama. Sejak kasus ini terungkap, peran Ji Soo dihilangkan dan digantikan oleh Na In Woo. 

Perusahaan yang memproduksi drama River Where The Moon Rises, Victory Contents menuntut Ji Soo dan agensinya KeyEast membayar ganti rugi sebesar KRW 3 miliar atau sekitar Rp 38 miliar. Victory Contents menilai skandal penindasan Ji Soo berdampak pada proses pembuatan dan popularitas drama tersebut.

Baca juga: Usai Akui Jadi Pelaku Bullying, Karier Keaktoran Ji Soo Tamat






Sebab Orang Tua Tak Boleh Manjakan Anak

1 hari lalu

Sebab Orang Tua Tak Boleh Manjakan Anak

Psikolog meminta orang tua menghindari anak menjadi pusat segala perhatian dan terlalu memanjakan anak. Apa dampaknya?


Korban Kejahatan Seksual Mas Bechi Kecewa dengan Vonis Hakim

6 hari lalu

Korban Kejahatan Seksual Mas Bechi Kecewa dengan Vonis Hakim

Mas Bechi divonis 7 tahun penjara. Jauh dari tuntutan jaksa yang menuntut 16 tahun penjara.


LPSK Sebut Korban Kekerasan Seksual di Kemenkop UKM Menjadi Pendiam

7 hari lalu

LPSK Sebut Korban Kekerasan Seksual di Kemenkop UKM Menjadi Pendiam

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu mengatakan korban kekerasan seksual di Kemenkop UKM dalam keadaan trauma akibat peristiwa yang dialaminya


Mas Bechi Hanya Divonis 7 Tahun, LPSK Dukung Jaksa Ajukan Banding

7 hari lalu

Mas Bechi Hanya Divonis 7 Tahun, LPSK Dukung Jaksa Ajukan Banding

LPSK meminta Pengadilan Tinggi Surabaya memperhatikan memori banding yang diajukan jaksa terhadap pelaku kekerasan seksual Mas Bechi.


Langkah Pencegahan Bullying pada Anak yang Bisa Dilakukan Orang Tua

8 hari lalu

Langkah Pencegahan Bullying pada Anak yang Bisa Dilakukan Orang Tua

Sebagai orang tua penting untuk memahami arti bullying dan tanda-tandanya


Cinta Laura Ajak Publik Konsisten Lawan Kekerasan Seksual

9 hari lalu

Cinta Laura Ajak Publik Konsisten Lawan Kekerasan Seksual

Cinta Laura melawan kekerasan seksual lambat laun menjadi perbincangan sehari-hari dan tidak tabu dibicarakan untuk mengubah paradigma.


Teten Masduki Bentuk Majelis Kode Etik Baru Kasus Kekerasan Seksual di Kemenkop UKM

10 hari lalu

Teten Masduki Bentuk Majelis Kode Etik Baru Kasus Kekerasan Seksual di Kemenkop UKM

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Masduki mengungkapkan telah membuat tim majelis kode etik baru pada kasus kekerasan seksual


Teten Masduki Pecat 2 Anak Buahya dalam Kasus Kekerasan Seksual di Kemenkop UKM

10 hari lalu

Teten Masduki Pecat 2 Anak Buahya dalam Kasus Kekerasan Seksual di Kemenkop UKM

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki memecat dua PNS pelaku dugaan kekerasan seksual di Kemenkop UKM. 2 orang yang dipecat adalah ZPA dan WA.


Agar Tempat Kerja Bebas dari Kekerasan Seksual

11 hari lalu

Agar Tempat Kerja Bebas dari Kekerasan Seksual

Pelaku usaha penting ciptakan ruang kerja yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.


Kekerasan Seksual Masalah Serius, Hubungi 5 Posko Ini untuk Membuat Aduan

11 hari lalu

Kekerasan Seksual Masalah Serius, Hubungi 5 Posko Ini untuk Membuat Aduan

Apabila Anda melihat atau menjadi korban kekerasan seksual, bisa segera hubungi 5 posko pengaduan berikut ini, sekaligus untuk pendampingan hukum.