Cita Citata Risih Ditanya Kulitnya Merah, Kini Baru Ketahuan Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cita Citata. Instagram.com/@cita_citata

    Cita Citata. Instagram.com/@cita_citata

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi dangdut Cita Citata mengku risih jika ada orang yang bertanya kenapa kulitnya memerah. Menurut perempuan 26 tahun itu, kulitnya yang kemerahan disebabkan penyakit autoimun yang dideritanya.

    Cita Citata merasakan kondisi kulit kemerahan selama lima tahun terakhir. Setelah berkonsultasi ke dokter dan didiagnosis mengidap autoimun, dia langsung mengubah kebisaannya, terutama dalam mengkonsumsi multivitamin kemasan.

    "Sel darah putihku terlalu banyak. Merah-merahnya ternyata dipicu dari situ dan sekarang aku beralih ke herbal," kata Cita Citata di kanal YouTube Starpro Indonesia yang disiarkan pada Jumat, 21 Mei 2021. Pelantun lagu Goyang Dumang ini mengatakan ketika kambuh, maka kulit yang kemerahan akan mengganggu penampilannya di depan publik.

    Cita Citata mengalami gatal-gatal dan bentol dalam lima tahun terakhir. (Instagram/@cita_citata)

    Cita Citata mengubah gaya hidupnya menjadi lebih sehat. Dia mengatur jam tidur dan mengurangi konsumsi gula. Tidak lagi bergantung pada multivitamin kimiawi, Cita Citata memilih rutin mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin alami.

    Dia juga selalu menyempatkan diri berolahraga di sela aktivitasnya yang padat. "Sekarang semakin berkurang (kemerahan di kulit) dan sudah jarang gatal-gatal. Terasa gatal kalau terkena debu saja," katanya.

    Selain menerapkan pola hidup sehat, Cita Citata menjalani terapi akupuntur. Meski butuh waktu lama, dia meyakini metode ini lebih aman karena tidak menggunakan produk kimiawi.

    Di kalangan selebriti, bukan hanya Cita Citata yang mengidap penyakit autoimun. Ada pula Ashanty, Raditya Dika, Jessica Iskandar, Enzy Storia, Cici Panda, dan Andrea Dian.

    Baca juga:
    Kenali Gejala Streptococcus Tonsilitis yang Dialami Cita Citata


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.