Lupakan Logika, Mari Kita Bahagia Bersama Lord Rangga Sasana Sunda Empire

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Rangga Sasana, Sunda Empire. Facebook.com

    Rangga Sasana, Sunda Empire. Facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana kembali membuat heboh jagat maya setelah menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier. Pria yang disapa dengan Lord Rangga itu dipertemukan dengan komedian Tretan Muslim dan Coki Pardede yang mengaku sebagai simpatisan Sunda Empire.

    Dari perbincangan keempatnya selama 50 menit di YouTube Deddy Corbuzier pada Rabu, 19 Mei 2021, mereka membicarakan banyak hal mulai dari penyerangan monster sampai sejarah kemerdekaan Amerika. Nama Lord Rangga dan Banten sampai menduduki peringkat trending di Twitter pada Kamis, 20 Mei 2021.

    Coki Pardede memulai diskusinya dengan bertanya ke Rangga soal monster. "Teori-teori yang mengatakan bahwa nanti kita akan diserang oleh monster, makhluk alien," kata Coki dengan wajah yang serius. Rangga justru membahas soal sistem di PBB, Security Council dan Defense Council. Wajah Tretan terlihat kebingungan dengan penjelasan Rangga namun mencoba untuk memahaminya.

    "(Titan bisa ditaklukkan) dengan Defense Council yang bertugas untuk mengamankan atas bumi, gak usah risau," kata Rangga. Jawaban tersebut langsung ditimpali oleh Deddy dengan mengaitkannya dengan serial Jepang, Attack on Titan. Dalam serial tersebut, Titan merupakan karakter fiksi yang digambarkan sebagai makhluk pemakan manusia berukuran raksasa.

    Deddy Corbuzier dan Coki Pardede. Foto: Instagram @mastercorbuzier.

    "Masalahnya gini Lord, masyarakat udah mulai takut, mereka berdua juga ketakutan dengan adanya sosok Titan ini. Kemarin di Benteng Victoria jebol kan oleh Titannya," kata Deddy. "Defense Council itu punya tugas di sana kita percayakan kepada UN (United Nations)," kata Rangga.

    Kemudian mereka juga membahas tentang Amerika dimerdekakan oleh Banten. "Amerika mandatnya dari mana? Dari Sultan Abdul Mufakir pada saat itu. Dari paman Sultan Ki Ageng Tirtayasa kemudian diteruskan ke Sultan Abdul Mufakir memerdekakan lah pada saat itu Amerika. Makanya, Banten punya seri (plat) mobil A, yaitu Amerika," kata Rangga. "Banten itu 'A' Amerika," kata Tretan yang baru tahu akan hal tersebut.

    Perbincangan tersebut berlanjut sampai Rangga membahas soal hancurnya Jepang yang kalah perang dan dijatuhkan bom oleh Amerika Serikat di kota Hiroshima dan Nagasaki. Deddy kemudian menanyakan tentang keadaan Benteng Takeshi. Seperti yang diketahui Benteng Takeshi merupakan reality show bergenre komedi asal Jepang.

    "Takeshi bentengnya hancur gak waktu itu?" kata Deddy. "Hancur semua," kata Rangga. "Takeshi yang baru itu bentengnya dibuat baru?" kata Deddy. "Dibuat baru sih harusnya, setan merah, algojonya semua udah diganti baru," kata Tretan mendukung pernyataan dari Rangga. "Benteng Takeshi itu kan diserang orang banyak banget," kata Deddy. (Benteng Takeshi) udah hancur karena kalah (perang) kalau negara kalah tidak boleh muncul lagi termasuk tadi (Benteng Takeshi)," kata Rangga.

    Rangga Sasana menjadi terdakwa kasus kekaisaran fiktif Sunda Empire. Keberadaan Sunda Empire sempat membuat kehebohan sejak awal tahun lalu. Melalui video yang viral, terlihat seseorang menggunakan pakaian khas militer sedang berorasi di hadapan puluhan orang. Dalam orasinya, pria tersebut menyuarakan narasi terkait kekaisaran Sunda yang akan memegang tatanan sistem dunia.

    MARVELA

    Baca juga: Mengaku Jadi Korban, Rangga Sasana Sunda Empire Minta Dibebaskan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.