Eksistensi Gitar Gibson Diminati Musisi Dunia, Jimi Hendrix Hingga Jimmy Page

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gitar Gibson J200 milik Elvis di tahun 1968 dipamerkan. Gitar tersebut dipamerkan dalam museum 'Elvis at the O2, The Exhibition of His Life', 11 Desember 2014.Photo by Tolga Akmen/Anadolu Agency/Getty Images.

    Gitar Gibson J200 milik Elvis di tahun 1968 dipamerkan. Gitar tersebut dipamerkan dalam museum 'Elvis at the O2, The Exhibition of His Life', 11 Desember 2014.Photo by Tolga Akmen/Anadolu Agency/Getty Images.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kualitas gitar Gibson sudah tidak bisa dipungkiri lagi eksistensinya bagi banyak musisi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya musisi dunia yang menggunakan gitar ini. Bahkan salah satu musisi jazz, Lester Willian Polsfuss atau yang akrab disapa Les Paul, dibuatkan gitar oleh perusahaan Gibson dengan signature namanya sendiri.

    Perusahaan Gibson untuk pertamakalinya didirikan oleh Orville Gibson, seorang pegawai restoran yang berasal dari Michigain. Diawal pembentukannya, Orville memfokuskan membuat instrumen mandolin yang desainnya diambil dari bentuk biola.

    Untuk standout dan memiliki badan hukum yang jelas, ia mulai mematenkan produk dan perusahaannya dengan membentuk Gibson Mandolin-Guitar Mfg. Co, Ltd pada 1902. Orville yang membentuk produk ini akhirnya keluar dari kepemilikan saham perusahaan tersebut setelah berselisih dengan dewan komisaris yang membentuk perusahaannya tersebut.

    Perusahaan ini berjaya ketika berada di bawah kepemimpinan Ted McCarty yang merupakan seorang sarjana Teknik dari Universitas Cincinnati. McCarty yang bergabung pada 1944 dan menjadi presiden perusahaan ini membawa pengaruh besar untuk produk Gibson.

    Salah satu trobosan mutakhir dari McCarty ketika ia mendesain gitar bersama Les Paul. Gitar tersebut akhirnya menjadi gitar terlaris buatan Gibson yang masih diminati hingga saat ini. Selain itu, ia juga mendesain beberapa bentuk gitar seperti, Gibson Flying V, Gibson Explore, dan Gibson SG atau Solid Guitar yang banyak digunakan oleh gitaris yang memainkan genre musik yang cadas.

    Di era 1980-an ketika musik metal sedang mengokupasi dunia, Gibson bersaing dengan Fender dalam memproduksi gitar berkualitas. Tidak heran jika gitar ini juga mengokupasi dunia kala itu, hal ini dikarenakan gitarnya banyak digunakan oleh musisi-musisi bertalenta seperti James Hetfield dari Metallica dan juga Slash dari Guns N’ Roses.

    Selain Slash dan James Hetfield, gitaris terbaik versi Rolling Stone, Jimi Hendrix juga pernah menggunakan produk Gibson. Musisi yang memainkan genre Blues Rock dan Psikedelik ini menggunakan gitar Gibson jenis Flying V bewarna hitam dan putih. Walaupun identik dengan Fender Stratocaster, Jimi Hendrix menggunakan gitar ini pada lagu Hey Joe di program Dim Dam Dom, milik salah satu stasiun TV Prancis pada 1968 silam.

    Sejak era 1960-an gitar Gison ini sudah mgitarenjadi primadona bagi musisi dunia, sebut saja Jimmy Page yang merupakan pentolan dari Led Zeppelin. Jimmy Page berhasil mengahsilkan lagu Stairway to Heaven dengan cabikan gitar Gibson Double Neck-nya yang menyayat-nyayat dan membawa pendengarnya hanyut dalam alunan lagu tersebut. Tidak hanya Stairway to Heaven, gitaris yang memiliki gaya flamboyan ini juga berhasil menghasilkan lagu seperti Black Dog hingga Kashmir.

    GERIN RIO PRANATA

    Baca: Miniatur Gitar Gibson van Jember

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.