Teguh Esha, Penulis Novel Ali Topan Anak Jalanan Meninggal, Dimakamkan Siang Ini

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teguh Esha, penulis novel Ali Topan Anak Jalanan meninggal pada Senin, 17 Mei 2021. Foto: Twitter @SulukMalam

    Teguh Esha, penulis novel Ali Topan Anak Jalanan meninggal pada Senin, 17 Mei 2021. Foto: Twitter @SulukMalam

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar duka datang dari dunia sastrawan. Teguh Esha, wartawan dan penulis novel Ali Topan Anak Jalanan dikabarkan meninggal pada Senin pagi, 17 Mei 2021. Kabar berpulangnya pria bernama asli Teguh Slamet Hidayat Adrai ini beredar melalui pesan di broadcast Whatsapp. 

    "Lagi....satu sahabat wafat. Teguh Slamet Hidayat bin Achmad Adrai (Teguh Esha, penulis Ali Topan Anak Jalanan). Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un. Senin, 17 Mei 2021," demikian pesan yang beredar cepat di Whatsapp Group.

    Di Twitter, kabar meninggalnya Teguh Esha juga kencang dikabarkan para sahabat. "Inna lillahi wa innaa ilaihi rojiuuun. Mas Teguh Esha penulis novel Ali Topan Anak Jalanan meninggal dunia pada 07,23 WIB, Senin, 17 Mei 2021 di RS Suyoto, Bintaro. Mas Terguh, moga diberi jalan cahaya. Terima kasih, kita pernah jalan bersama dari lorong Bulungan," cuit sahabatnya, @SulukMalam.

    "Kabar duka: Teguh Esha, bokapnya bahasa prokem meninggal dunia. Selamat jalan Om!" cuit @yoyen. 

    Dari kabar yang beredar di pesan Whatsapp, almarhum yang lahir pada 8 Mei 1947 itu akan dimakamkan selepas salat zuhur di TPU Tanah Kusir VIII, Unit Islam AAI, Blad 033, Petak 0127. Menurut kabar, pemakaman wartawan senior ini akan digelar dengan mengikuti standar protokol kesehatan yang ketat. 

    Novel Ali Topan Anak Jalanan karya Teguh Esha pernah difilmkan pada 1977 dan dibintangi oleh Junaedi Salat dan Yati Octavia. Pada 1996, film ini dibuat dalam bentuk sinetron sepanjang 26 episode dan diperankan oleh Ari Sihasale. Empat tahun kemudian, Teguh Esha kembali menerbitkan novel Ali Topan Wartawan Jalanan.

    Baca juga: Bintang Ali Topan Anak Jalanan yang Kini Jadi Pendeta, Junaedi Salat Meninggal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.