Tak Lagi Kriss Hatta, Uang Kaget sekarang Digantikan Ammar Zoni

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ammar Zoni (Instagram @ammarzoni)

    Ammar Zoni (Instagram @ammarzoni)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ammar Zoni menjadi wajah baru menggantikan Kriss Hatta dalam acara reality show Uang Kaget. Ammar Zoni akan menjadi Mr. Em dalam Uang Kaget Reborn yang akan mulai tayang pada Senin, 17 Mei 2021 di GTV.

    Dalam unggahan terbarunya, Ammar Zoni menunjukkan penampilannya sebagai Mr. Em dengan setalan jas, topi, kaca mata hitam sambil membawa tongkat. "The Legend is Back !" tulis Ammar Zoni di Instagram pada Jumat, 14 Mei 2021.

    Uang Kaget dikenal sebagai program televisi yang ada sejak lama. Di setiap episodenya, Uang Kaget memberikan uang dengan jumlah tertentu kepada warga yang membutuhkan untuk dibelajakan dalam waktu terbatas. Kali ini Ammar Zoni sebagai Mr. Em akan menjadi pihak pemberi uang untuk warga yang membutuhkan.

    Kriss Hatta. Tabloidbintang.com

    "Bagi sebagian orang uang Rp 1 juta, Rp 10 juta bahkan Rp 100 juta bukanlah hal yang sungguh mengagetkan," kata suami Irish Bella dalam video perkenalannya sebagai Mr. Em.

    Banyak netizen yang menyambut baik keterlibatan Ammar Zoni di Uang Kaget. "Bismillah...lancar dan sukses selalu Daddy," tulis @vinawijaya5. "Bismillah semoga lancar dan sukses project barunya daddy Ammar," tulis @putrysumya. "Sukses selalu. Semoga rating nya baguss," tulis @ishma744.

    Namun tidak sedikit juga netizen yang menjadi penonton setia Uang Kaget lebih memilih Kriss Hatta dibandingkan Ammar Zoni. "Cocokan Kriss Hatta. Kenapa diganti sih iihh," tulis @siscasyarif_. "Kenapa diganti Ammar, kenapa dengan Kriss Hatta," tulis @aditya.n.agustin.904. "Males nonton kalo ga Kriss Hatta sama kak Soraya," tulis @kushendarto551.

    MARVELA

    Baca juga: Viral, Kriss Hatta Cerita Anak Menangis karena Sendalnya Terinjak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.