4 Rekomendasi Film Keluarga yang Pas Ditonton di Hari Lebaran

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Emak ingin Naik Haji DVD

    Emak ingin Naik Haji DVD

    TEMPO.CO, Jakarta - Kumpul dan bersantap makanan bersama keluarga sudah jadi tradisi di hari lebaran, tradisi lainnya nonton bareng film bertema keluarga. Untuk menemani momen suka cita bersama keluarga saat Idul Fitri, berikut 4 rekomendasi film keluarga yang relevan ditonton di hari raya Idul Fitri.

    1. Mencari Hilal

    Film yang pertama kali tayang 2015 ini bercerita tentang Mahmud, pria 60 tahun yang menerapkan ajaran agama islam dalam segala aspek kehidupan. Mahmud diceritakan merasa terganggu saat mendengar isu sidang isbat penentuan hilal menelan dana miliaran. Mahmud berpendapat, proses pencarian hilal tidak selayaknya menghabiskan dana miliaran, sebab pencarian hilal bisa dilakukan dengan cara tradisional yang lebih sederhana dan ramah anggaran.

    Menurut Mahmud, penggunaan dana miliaran hanya dijadikan ajang memperkaya diri dengan dalih keperluan agama. Isu ini membuatnya teringat cara tradisional pencarian hilal yang pernah diterapkan di pesantrennya dulu. Sebuah tradisi yang tak lagi berjalan sejak pesantren tersebut bubar sepuluh tahun silam.

    Dengan tekat besar, Mahmud bersikeras membuktikan kepada semua orang bahwa pencarian hilal bisa dilakukan tanpa perlu menghamburkan dana miliaran, namun niatan ini ditentang anak-anak Mahmud yang mengkhawatirkan kesehatannya. Sebagai solusi, pria 60-an tahun ini boleh meninggalkan rumah jika ditemani si anak bungsu bernama Heli (28), anak yang paling sering bertikai dengan Mahmud, sebab berbeda idealis dan jalan hidup. Mahmud menganggap anak bungsunya yang hidup sebagai aktivis lingkungan hidup terlalu sekuler dan liberal.

    Bagaimana kelanjutannya? Anda dan keluarga bisa menyaksikannya langsung di hari raya.

    1. Emak Ingin Naik Haji

    Film berdurasi 98 menit ini bercerita tentang keinginan Emak menunaikan ibadah haji di tengah keterbatasan ekonomi. Emak merupakan wanita paruh baya baik hati yang sehari-hari mencari nafkah dengan berjualan kue, dan mendapat sedikit tambahan dari anaknya Zein yang berprofesi sebagai pelukis.

    Demi mewujudkan impiannya, Emak rutin menyisihkan sedikit demi sedikit rupiah untuk ditabung di bank. Melihat kegigihan sang ibu, Zein berupaya melakukan berbagai cara untuk mewujudkan keinginan Emak naik haji. Di tengah keterbatasan Zein sebagai penjual lukisan keliling, ia juga dihadapkan dengan masalah-masalah pasca perceraian yang membuatnya hampir putus asa. Saksikan kelanjutan ceritanya dengan menyaksikan film ini di suasana hari raya.

    1. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI)

     NKCTHI meceritakan tentang tiga kakak beradik yang hidup dalam keluarga yang tampak bahagia. Aurora si anak kedua kerap merasa tidak diperhatikan, sebab sang ayah lebih protektif terhadap Awan si anak bungsu. Sementara di sisi lain Awan merasa tertekan sebab terlalu dikekang sang ayah, berkat berkenalan dengan pria bernama Kale awan mulai mengalami pembrontakan sikap.

    Bersama Kale, Awan mengalami pengalaman-pengalaman hidup yang baru ia rasakan, di antaranya jatuh cinta dan patah hati. Namun perubahan sikap Awan mendapat tekanan dari sang ayah yang semakin membuat Awan merasa tidak nyaman. Pertikaian demi pertikaian di dalam keluarga ini menyebabkan sebuah rahasia besar yang selama ini ditutup-tutupi ayah dan ibu Awan terungkap.

    1. Keluarga Cemara

    Keluarga Cemara mengisahkan tentang keluarga kecil yang awalnya serba berkecukupan harus pindah ke pedesaan sebab harta bendanya ludes akibat tertipu. Di tengah permasalahan yang silih berganti, Abah dan Emak mencoba memberikan pengertian kepada kedua anaknya agar menerima kondisi yang bisa dikatakan menjadi serba kekurangan.

    4 rekomendasi film keluarga di hari lebaran ini bisa Anda dan keluarga saksikan saat santap sarapan di pagi hari. Jangan lupa ditonton ya.

    DELFI ANA HARAHAP

    Baca: Daftar Film yang Diputar di Bioskop Saat Lebaran


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.