Laudya Cynthia Bella Ingin Bantu Ibu Rumah Tangga yang Suaminya Terkena PHK

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Laudya Cynthia Bella. (Instagram - @laudyacynthiabella)

    Laudya Cynthia Bella. (Instagram - @laudyacynthiabella)

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris dan pengusaha, Laudya Cynthia Bella meminta masukan kepada netizen tindakan apa yang bisa dia lakukan untuk membantu korban yang mengalami Pemutusan Hubungan Karyawan atau PHK karena pandemi. Ia mengutarakan keinginannya melalui akun Instagramnya, Senin, 19 April 2021.

    "Teman-Temankuu ? Ga kerasa ya ini tahun kedua ramadan kita selama pandemi. Banyak sekali ujian yang kita semua rasakan, semoga Allah Subhaanahu Wa Ta'ala beri kemudahan untuk kita semua agar bisa melewatinya," tulisnya memulai unggahannya. 

    Mantan istri Engku Emran ini menuturkan, ia merasa khawatir dengan nasib karyawan-karyawan yang terpaksa dirumahkan karena perusahaannya gulung tikar akibat pandemi. "Kekhawatiranku semakin bertambah, bagaimana keadaan para ibu yang suaminya terkena PHK? Ya Allah, sungguh Engkau adalah Dzat yang memberikan rezeki, mudahkanlah urusan kami," tulis aktris yang bermain di film Buya Hamka ini menambahkan. 

    Laudya pun mengungkapkan keinginannya. Ia ingin berkontribusi dengan membantu ibu-ibu, kelompok masyarakat yang bertanggung jawab terhadap roda ekonomi keluarga. "Ingin rasanya berkontribusi dan dapat membantu banyak ibu di luar sana dengan memberikan jalan keluar yang konkrit," tulisnya. Perempuan asal Bandung inipun kemudian meminta masukan dari para pengikutnya.

    Mendapat pertanyaan dari Laudya Cynthia Bella, netizen kemudian memberikan pendapatnya di kolom komentar. "Memberikan lapangan kerja kepada ibu-ibu yang membutuhkan, tanpa melihat ijazah yang diperoleh," tulis @nedia.estimewa. "Memberikan wadah pelatihan usaha kreatif dan mendampingi untuk ibu," tulis @watinfariza. 

    Baca juga: Bercerai, Laudya Cynthia Bella Bicara Soal Qada dan Qadar

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.