Nicholas Saputra: Jaga Privasi di Media Sosial Sebab Jejak Digital Tak Hilang

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nicholas Saputra. TEMPO/Budi Setyarso

    Nicholas Saputra. TEMPO/Budi Setyarso

    TEMPO.CO, JakartaNicholas Saputra konsisten mengelola akun Instagramnya dengan karya fotografi di berbagai penjuru Bumi. Selain menjadi aktor, dia menunjukkan minatnya sebagai pecinta lingkungan sekaligus hasil jepretan yang memukau.

    Hanya sekali Nicholas Saputra mengunggah foto diri atau selfie, yakni seusai mencoblos saat pemilu 2019. Dalam unggahan itu, dia menyatakan foto tersebut hanya akan muncul dalam durasi 24 jam. Setelah itu dia hapus.

    Nicholas Saputra mengingatkan siapapun yang memiliki akun media sosial berpikir dua kali sebelum mengunggah sesuatu di ranah maya, terlebih jika berkaitan dengan privasi diri maupun orang lain. "Pikir dulu untuk mengukur risikonya," kata Nicholas dalam acara bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika di Surabaya, Jumat 16 April 2021.

    Menurut dia, masih banyak pengguna media sosial yang belum menyadari privasi diri dan orang lain di ranah maya. Misalkan membeberkan masalah keluarga dan informasi pribadi lainnya. "Saya sangat menjunjung tinggi privasi karena efeknya bisa ke mana-mana, mulai dari keamanan data, cyber bullying, bahkan bisa berimbas kepada orang-orang di sekitar kita," ucap Nicholas.

    Aktor Nicholas Saputra menunjukkan jari ungu setelah menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2019. Instagram

    Pria 37 tahun ini membuat garis yang tegas dalam memanfaatkan media sosial. Musababnya, menurut dia, tiada yang tahu bagaimana masa depan dunia digital. Dan yang jelas, jejak digital tak akan pernah hilang. "Sebab itu kecepatan teknologi harus sejalan dengan etika," katanya.

    Nicholas Saputra juga berpendapat tentang cyber bullying atau perundungan digital yang kerap terjadi, baik melalui komentar maupun gambar yang beredar di media sosial. Menurut dia, figur publik memang paling rentan dirisak karena popularitasnya dan memiliki banyak pengikut.

    Memang media sosial menjadi instrumen yang tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari sebagian besar selebritas. Namun demikian, Nicholas Saputra mengatakan, aneka platform itu sejatinya dapat digunakan untuk menunjukkan karya, berdiskusi, dan lainnya.

    Baca juga:
    Jarang Unggah Foto Pribadi, Nicholas Saputra: Buat Gue Itu Aneh


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.