Perjuangan Tsania Marwa Bertemu Buah Hati, Dipersulit Atalarik Syah

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tsania Marwa. Instagram

    Tsania Marwa. Instagram

    TEMPO,CO, Jakarta - Tsania Marwa mengungkapkan perjuangannya bertemu kedua anaknya dipersulit kembali oleh mantan suaminya, Atalarik Syah. Sejak pandemi, ia mengaku sudah tidak lagi diperbolehkan oleh Atalarik bertemu dengan anak-anaknya.

    "Sebelum ada pandemi, saya memang masih bisa bertemu anak anak HANYA di sekolah dengan jam yang sangat terbatas, tetapi karena sekarang sekolah online, sudah lebih dari satu tahun saya TIDAK BISA BERTEMU ANAK ANAK," tulisnya di Instagram pada Rabu, 7 April 2021.

    Tsania membantah pernyataan dari pihak Atalarik yang menyatakan kalau ia diberi kebebasan bertemu kedua anaknya. Bantahannya itu didukung oleh foto dan video singkat yang diunggahnya. Beberapa minggu lalu, Tsania sempat mendatangi kediaman kakak Teddy Syach itu bersama anak-anaknya. Namun kedatangan Tsania ditolak dan diminta untuk bertemu dengan pengacara. Alhasil, Tsania hanya bisa menitipkan hadiah yang dibawanya kepada penjaga rumah. 

    Baca juga: Tsania Marwa Ulang Tahun dan Harapan Berkumpul Kembali dengan Dua Anaknya

    Tsania Marwa bahagia bertemu dengan dua anaknya. Instagram

    "Karena bisa dilihat foto dan video di slide 2 dan slide 3, saat tanggal 25 Maret 2021 kemarin anak saya Syarief ulang tahun, saya coba datang baik-baik tetapi DI TOLAK MENTAH MENTAH dengan alasan 'SILAHKAN HUBUNGI PENGACARA', saya terima karena saya gak mau ada keributan depan anak-anak, jadi saya cukup bersyukur hanya dengan memberi kado untuk Syarief dan Shabira," tulisnya.

    Dengan kejadian ini, Tsania merasa keberatan dengan pernyataan Atalarik yang menyebut kedua anaknya enggan bertemu ibu kandungnya. "Saya rasa tidak ADIL jika anak saya dinilai MENOLAK KEHADIRAN saya di saat saya BENAR BENAR DILARANG dan DIPERSULIT AKSES DARI SEGI MANAPUN untuk bertemu atau berkomunikasi dengan mereka," tulisnya.

    Sebelumnya, Tsania Marwa merencanakan untuk melakukan eksekusi anak yaitu dengan menjemput paksa buah hatinya dari rumah Atalarik. Hal ini dilakukannya karena hakim Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat mengabulkan permohonan hak asuh anak yang diajukan Tsania. "Mengenai pernyataan beliau yang KEBERATAN dengan EKSEKUSI ANAK, menurut saya itu sangat LUCU! Jika memang tidak mau adanya eksekusi, maka serahkanlah anak anak secara baik baik sesuai dengan putusan pengadilan, SIMPEL KAN?!" tulisnya.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.