Bioskop Online Meluncurkan Aplikasi Mobile, Beda dengan Layanan Streaming Film

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi aplikasi Bioskop Online yang diluncurkan pada Kamis, 1 April 2021. Dok. Bioskop Online

    Ilustrasi aplikasi Bioskop Online yang diluncurkan pada Kamis, 1 April 2021. Dok. Bioskop Online

    TEMPO.CO, Jakarta - Layanan Bioskop Online kini hadir dalam bentuk aplikasi mobile yang dapat diakses mulai hari ini, Kamis, 1 April 2021. Dengan begitu, konten dalam Bioskop Online dapat disaksikan kapan dan di mana saja tanpa terganggu iklan.

    "Aplikasi Bioskop Online hadir untuk memudahkan penonton Indonesia mengakses film-film yang dibuat oleh para pembuat film dan storyteller lokal," kata Angga Dwimas Sasongko, Group CEO Visinema dalam acara peluncuran aplikasi Bioskop Online secara virtual pada Kamis, 1 April 2021. Ada beberapa perbedaan Bioskop Online dengan beberapa layanan streaming film.

    Bioskop Online mengutamakan film-film karya anak bangsa untuk bisa diakses dengan mudah dan murah. Metode pembayaran Bioskop Online juga bukan berdasarkan langganan dalam periode atau paket tertentu, melainkan berdasarkan film yang hendak ditonton.

    Harga film yang bisa disaksikan di Bioskop Online lebih terjangkau ketimbang layanan streaming berlangganan. Harga satu film atau pay-per-view mulai Rp 5.000. "Model pay-per-view ini memberikan kemerdekaan total kepada penonton untuk memilih, kontennya tidak diatur oleh Bioskop Online," kata Angga.

    President of Digital Business Visinema Group, Ajeng Parameswari meyakini kekuatan film Indonesia yang tak kalah kualitasnya dengan film asing. "Kami percaya sebagian besar masyarakat Indonesia lebih memilih lokal konten lokal ketimbang film-film dari luar," ucapnya.

    Angga Sasongko, Ajeng Parameswari, dan Della Dartyan dalam acara peluncuran aplikasi Bioskop Online secara virtual pada Kamis, 1 April 2021. Dok. Bioskop Online

    Pemeran film Arini by Love.inc, Della Dartyan gembira dengan kehadiran Bioskop Online. Musababnya, dia dapat menonton berbagai film Indonesia yang sulit ditemukan di tempat lain. "Bioskop Online menjadi wadah yang menarik karena di sini hanya ada film-film Indonesia, sampai film-film festival yang susah banget dicarinya," kata Della Dartyan.

    Sebagai #RumahSinemaIndonesia, platform Bioskop Online menghadirkan berbagai film Indonesia yang sulit ditemukan, termasuk film-film pemenang penghargaan seperti Ziarah dan Istirahatlah Kata-kata. Selain itu pengguna juga dapat menemukan konten original yang sudah ditayangkan sejak soft launching Bioskop Online tahun lalu, seperti Konser Wave of Cinema dan Quarantine Tales.

    Tahun ini penonton juga akan dimanjakan dengan konten-konten terbaru dan original dari Bioskop Online. Di antaranya, kisah Arini dari film Love for Sale, yang akan hadir dengan kisahnya sendiri lewat Arini by Love Inc. Ada juga film berjudul AUM!, yang akan menyajikan petualangan Jefri Nichol dan Chicco Jerikho.

    Ada pula Besok Mungkin Kita Sampai yang cocok untuk penggemar band Hindia, film dokumenter Pulau Plastik yang disutradarai Dhandy Laksono. Film ini mengajak penonton lebih peduli dengan isu sampah plastik, serta tontonan menghibur dari Ari Irham yang berperan sebagai Kulin lewat film Terlalu Tampan University. Aplikasi Bioskop Online dapat diunduh Google Play Store dan App Store.

    Baca juga:
    Angga Sasongko Ajak Nonton Bioskop Online, Harga Tiket Goceng


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.