Iwan Fals Rilis Kembali Lagu Mata Dewa Berkolaborasi Artis Muda Musica Studios

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Iwan Fals merilis kembali lagu Mata Dewa bersama sejumlah artis Musica Studio. Foto: Musica Studio

    Iwan Fals merilis kembali lagu Mata Dewa bersama sejumlah artis Musica Studio. Foto: Musica Studio

    TEMPO.CO, Jakarta - Iwan Fals merilis kembali lagu Mata Dewa yang pernah amat terkenal dibawakannya dan menjadi albumnya pada 1989. Tapi kini, penyanyi legendaris itu berkolaborasi dengan sejumlah artis Musica Studio antara lain Shakira Jasmine, Difki Khalif, Stevan Pasaribu, Regina Poetiray, Rheno Poetiray dan Zara Leola. Alhasil, Mata Dewa muncul dengan nuansa lebih segar. 

    "Mata Dewa adalah bentuk apresiasi kita kepada karya terbaik dari Iwan Fals. Ini adalah kebanggaan bisa berkolaborasi dengan sosok musisi besar tanah air,”  kata para Regina Poetiray dalam siaran pers yang diterima Tempo pada Jumat, 26 Maret 2021.

    Baca juga: Iwan Fals Rilis Album Mata Dewa dalam Piringan Hitam Jelang Hari Musik Nasional

    Vokalis Geisha ini menceritakan, lagu ini direkam dulu di Musica Studios. "Lalu ada penambahan suara vokal dari Iwan Fals dan Setiawan Djodi," ujarnya. Setelah kolaborasi Mata Dewa ini, para artis muda Musica Studios ini berharap bisa menginspirasi musisi lainnya untuk berkolaborasi lintas generasi. 

    Lagu Mata Dewa versi terbaru dirilis hari ini, 26 Maret 2021 di seluruh platform musik digital yaitu Spotify, Apple Music, Joox, Langit Musik, Youtube Music, Noice, dan Resso. Untuk video musiknya, penikmat lagu bisa menyaksikannya di kanal Youtube dan Vidio Musica Studios. Untuk video karaoke dapat dinikmati di channel Youtube Musica Karaoke.

    Lagu Mata Dewa diciptakan oleh Iwan Fals bersama Setiawan Djodi. Versi asli lagu ini diaransemen oleh musisi senior Tanah Air, Ian Antono. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.