Alami Kecelakaan Tunggal, Pelukis Djoko Pekik Dioperasi Besok Pagi

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelukis Djoko Pekik (kiri) bersama lukisannya berjudul

    Pelukis Djoko Pekik (kiri) bersama lukisannya berjudul "Go To Hell Crocodile" di Taman Budaya Yogyakarta, 7 Juni 2014. ANTARA/Regina Safri

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pelukis Yogyakarta, Djoko Pekik, 84 tahun, dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kecelakaan tunggal di kediamannya Dusun Sembungan, Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta Kamis 11 Maret 2021. Seniman nyentrik yang mencuat namanya lewat seri lukisan  Berburu Celeng itu dikabarkan mengalami cedera patah tulang pada kakinya saat hendak mengendarai motor roda 4 atau ATV miliknya.

    "Tadi pas mau naik motor roda 4 ATV itu, (Djoko Pekik) tidak menyadari kalau saat itu gigi perseneling motornya sedang tidak dalam posisi netral, tapi posisi mundur," ujar putra Djoko Pekik, Gogor Bangsa Kamis, 11 Maret 2021. 

    Akibatnya, saat mesin motor menyala dan digas, motor langsung melesat ke belakang dan mengagetkan seniman yang karya-karya lukisannya kerap dihargai miliaran rupiah itu. Motor itu baru berhenti setelah menabrak mobil yang terparkir di garasi Djoko Pekik. Pekik yang saat itu spontan mencoba memegangi motor ATVnya agar bisa terkendali justru ikut jatuh terpelanting. 

    Baca juga: Djoko Pekik Siapkan Lukisan 'Adu Badak dan Genosida 1965' 

    Karya seniman Djoko Pekik, berjudul Potret Diri dalam pameran bertajuk Reborn Everytime di Sangkring Art Space Yogyakarta, 31 Mei 2015. TEMPO/Shinta Maharani

    Pekik sendiri saat itu hendak berkeliling di sekitar rumahnya sambil mengecek pekerjaan tukangnya dengan motor itu seperti yang biasa ia lakukan setiap hari. Namun akibat kecelakaan tunggal itu, Pekik kini harus dirawat di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta.

    Gogor mengatakan ayahnya juga perlu menjalani operasi akibat kecelakaan itu. Sebab dari hasil rontgen rumah sakit, Pekik diketahui mengalami patah tulang di kaki sebelah kiri. "Saat dirontgent ada patah di tulang kaki sebelah kiri, dekat pinggul," ujarnya.

    Secara umum, ujar Gogor, kondisi ayahnya baik, meski masih dirawat di ruang instalasi gawat darurat (IGD). Pekik baru akan menjalani operasi pada Jumat pagi, 12 Maret 2021.

    Gogor mengatakan dalam operasi ini ayahnya juga harus memenuhi lebih banyak persyaratan karena masih masa pandemi Covid-19. Selain tes bebas dari Covid, Pekik juga menjalani rontgen dada, cek darah, dan lainnya.

    Saat vaksinasi massal seniman dan budayawan di Padepokan Seni Bagong Kussudiarja (PSBK) Yogya yang ditinjau Presiden Joko Widodo pada Rabu 10 Maret lalu, Djoko Pekik juga belum bisa menjadi penerima vaksin itu meski telah terdaftar. Sebab saat diperiksa tim dokter kondisi kadar gula dalam tubuhnya masih terlalu tinggi.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto