Lusa, Jokowi Dijadwalkan Pantau Vaksinasi Seniman di Kabupaten Bantul, Yogya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah) didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan Vaksinasi Massal bagi tenaga kesehatan dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac di Istora Senayan, Jakarta, Kamis, 4 Februari 2021. Setpres-Kris

    Presiden Jokowi (tengah) didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan Vaksinasi Massal bagi tenaga kesehatan dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac di Istora Senayan, Jakarta, Kamis, 4 Februari 2021. Setpres-Kris

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dijadwalkan akan meninjau kembali vaksinasi massal Covid-19 di Yogyakarta pekan ini.

    Setelah pada 1 Maret 2021 lalu meninjau kick off vaksinasi massal bagi para pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku wisata di kawasan Malioboro Kota Yogyakarta, pekan ini giliran Jokowi bertolak menuju Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Baca: Jokowi: Indonesia Termasuk Beruntung, Kita Termasuk Pertama Vaksinasi di ASEAN

    Jokowi rencananya pada 10 Maret 2021 menghadiri vaksinasi massal yang melibatkan 500 seniman di rumah seni Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Kabupaten Bantul yang kini dikelola seniman Butet Kartaradjesa.

    "(Presiden Jokowi) nanti tanggal 10 Maret meninjau lagi vaksinasi seniman budayawan yang berlokasi di (padepokan) Pak Bagong Kussudiardja," kata Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X  Senin 8 Maret 2021.

    Sultan menuturkan, vaksinasi massal seniman budayawan itu bertepatan dengan jadwal vaksinasi untuk kelompok lanjut usia atau lansia yang sudah terdata di Yogyakarta.

    “Vaksinasi ini akan terus dilakukan, pemerintah hanya mengatur jadwalnya,” ujar Sultan.

    Sekretaris DIY Kadarmanta Baskara Aji membenarkan bahwa informasi terakhir yang diterima pihaknya, Jokowi akan memantau vaksinasi di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja Bantul.

    “Saat ini rapat koordinasi pengamanan terkait kunjungan presiden sedang dilakukan, karena informasinya selain berkunjung ke Yogya juga ke Jawa Tengah,” ujarnya.

    Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul Abednego Dani Nugroho menyatakan pihaknya kini telah mendata seniman budayawan yang akan mendapatkan vaksinasi massal nanti.

    “Kami telah menyiapkan tenaga kesehatan dari 12 fasilitas kesehatan untuk melayani vaksinasi massal  yang nanti dibagi menjadi dua shift itu,” ujarnya.

    Setiap fasilitas kesehatan yang diterjunkan akan mengirimkan 5 orang vaksinator ke dalam program vaksinasi massal seniman dan budayawan ini.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.