Aku Di Matamu Dirilis dalam Dua Versi, Armada Pilih Bahasa Korea

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Armada/Antara

    Armada/Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Grup band Armada merilis single terbarunya berjudul Aku Di Matamu dalam dua versi bahasa, Indonesia dan Korea. Ide merilis lagu dalam Bahasa Korea ini bermula dari keisengan vokalis Armada, Rizal saat sedang melakukan rekaman untuk lagu ini.

    "Rizal iseng-iseng buka lirik Bahasa Korea, Mandarin terus dia nyanyi pakai Bahasa Korea, awalnya kita ketawa-tawakan tapi setelah dipikir-pikir 'wah cocok juga ya' yaudah dicoba deh," kata gitaris Armada, Mai kepada Tempo pada Kamis, 4 Maret 2021.

    Ini merupakan pengalaman pertama Rizal membawakan lagu berbahasa Korea. Ia mengaku mengalami beberapa kesulitan saat melafalkan setiap kata mulai dari awal lagu hingga akhir. "Enggak segampang nyanyi lagu bahasa sendiri, cuma kalau Korea ini lidahnya masih bersahabat, entah mungkin karena sering makan Bulgogi atau makanan Korea lainnya jadi lebih gampang lidahnya," kata Rizal Armada.

    Baca juga: Lagu Baru Armada Berjudul Aku Di Matamu Angkat Tema Soal Ghosting

    Ia mengakui kalau pengucapan Bahasa Korea dalam lagu ini masih belum sempurna, namun itu bukan berarti menjadi penghalang mereka merilis dalam dua versi bahasa. "Jangan ngejar sempurna banget karena kalau mau ngejar sempurna banget kita harus latihan benar-benar dulu, harus les. Anggap aja ini kayak orang bule lagi ngomong Bahasa Indonesia jadi agak cadel-cadel yang penting orang Korea-nya kalau denger ngerti, itu udah lebih dari cukup gak harus yang kayak orang Korea banget," kata Rizal.

    Armada Band. Foto/istimewa

    Baik Rizal, Mai, dan Andit mengaku sebagai pendengar dan penikmat lagu Korea walaupun tidak secara spesifik. Mereka mengikuti perkembangan industri musik Korea dan sangat mengapresiasi kerja kerasnya hingga bisa dikenal dunia. "Mereka bangga terhadap bahasa mereka sendiri. Lagu-lagu Korea meskipun ada Bahasa Inggris-nya tapi liriknya ada Bahasa Korea juga. Mereka cinta sama negaranya sendiri, kerja keras mereka itu yang harus kita contoh," kata Mai.

    Aku Di Matamu sebenarnya sudah dibuat sejak 2019 lalu yang bercerita tentang seseorang yang ditinggalkan begitu saja dan tanpa alasan oleh orang terkasih. Mai terinspirasi dari fenomena ghosting remaja saat ini. "Kita lihat kejadian yang lagi happening, kebetulan rilisnya lagi fenomenal tentang ghosting di anak-anak media sosial," kata Mai.

    Setelah dirilis pada Jumat, 26 Februari 2021 lagu terbaru Armada, Aku Di Matamu ini berhasil menduduki peringkat trending di YouTube. Lagu ini sudah bisa dinikmati di seluruh platform musik digital.

    MARVELA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.