Tuai Perdebatan, 3 Saran Dokter Tirta untuk Pelaku Sinetron

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokter Tirta Mandira Hudhi saat akan disuntik vaksin COVID-19 oleh petugas kesehatan di Puskesmas Ngemplak 2, Sleman, DI Yogyakarta, Kamis, 14 Januari 2021. Dokter Tirta juga menanyangkan secara live di Instagram saat divaksinisai. Instagram/@dr.tirta

    Dokter Tirta Mandira Hudhi saat akan disuntik vaksin COVID-19 oleh petugas kesehatan di Puskesmas Ngemplak 2, Sleman, DI Yogyakarta, Kamis, 14 Januari 2021. Dokter Tirta juga menanyangkan secara live di Instagram saat divaksinisai. Instagram/@dr.tirta

    TEMPO.CO, JakartaDokter Tirta memberikan saran kepada seluruh pelaku sinetron, baik kru maupun para pemain agar tetap mematuhi protokol kesehatan pandemi Covid-19. Ia melihat pemilihan lokasi syuting sangat berperan penting untuk dapat mengontrol protokol kesehatan diterapkan dengan baik.

    "Untuk sinetron, harus menjaga komitmen ya tempat-tempatnya itu di tempat tertentu jangan pindah-pindah, tempatnya di pasar, di sini lah, ya jangan. Carilah adegan yang tempatnya itu bisa dikontrol massanya sehingga kejadian tiba-tiba ada penonton kruyuk-kruyuk nonton itu ya nggak boleh terjadi seperti itu" katanya di podcast yang tayang di kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Selasa, 16 Februari 2021.

    Baca: Dokter Tirta Tunjukkan Paru-parunya Serupa Umur 50 Tahun, Tetap Bandel Merokok

    Dokter Tirta juga tetap mengingatkan kalau setiap kru harus mengenakan masker dan jaga jarak selama proses syuting berlangsung. Seperti yang sempat dipermasalahkan oleh Tom Cruise saat syuting Mission: Impossible 7 dan rekaman suaranya viral Desember lalu saat memaki kru yang melanggar protokol kesehatan di lokasi syuting. Selain itu, perlunya diselipkan beberapa adegan dalam sinetron untuk mengedukasi masyarakat terhadap protokol kesehatan. "Diselipin satu adegan, contoh sopirnya pakai masker itu udah mencapai edukasi," katanya.

    Para pelaku sinetron juga harus rutin melakukan tes swab antigen dan melaporkan hasilnya kepada pihak terkait. "Rating gak terganggu, tapi effort lebihnya adalah mereka rekap, mereka ngeluarin swab antigen, sama mereka sediakan waktu paling tidak 1-3 menit untuk edukasi," katanya.

    Sejak awal, ia sudah memikirkan hal tersebut, namun terhambat akan beberapa aturan. "Ribetnya adalah membuat peraturan di KPI itu pasalnya jadi banyak, tetapi lebih baik kita ribet membuat peraturan kecil-kecil dibanding peraturan besar tapi ambigu," katanya.

    Lokasi syuting sinetron Ikatan Cinta di Pasir Angin, Bogor sempat menjadi sorotan. Warga beramai-ramai mendatangi lokasi syuting sinteron yang diperankan oleh Arya Saloka dan Amanda Manopo. Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat menemukan bahwa sinetron tersebut melanggar protokol kesehatan saat syuting di wilayah Gunung Geulis, Megamendung sehingga pihak manajemen diberi sanksi sebesar Rp 20 juta.

    Dokter Tirta memberikan masukan kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk memberikan aturan yang jelas terkait kebijakan protokol kesehatan acara televisi yang cukup menuai perdebatan sejumlah pihak. Kebijakan yang diterapkan di talk show dan reality show dianggap berbeda dengan sinteron. Sejumlah program acara termasuk yang dipandu oleh Deddy Corbuzier ikut mendapatkan teguran dari KPI soal pelanggaran protokol kesehatan. Namun sinetron yang menampilkan adegan tidak mengenakan masker dan jaga jarak tidak mendapat teguran serupa.

    MARVELA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.