Kisah Karier Tasya Rosmala, Sudah Masuk Rekaman Sejak Kelas 2 SD

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedangdut Tasya Rosmala dalam jumpa pers virtual Joox #KataHati Jagoan Lokal, Rabu 27 Januari 2021

    Pedangdut Tasya Rosmala dalam jumpa pers virtual Joox #KataHati Jagoan Lokal, Rabu 27 Januari 2021

    TEMPO.CO, Jakarta - Pedangdut Tasya Rosmala berbagi cerita pengalamannya saat meniti karier di dunia musik dangdut hingga membuatnya dapat dikenal luas saat ini. Tasya Rosmala mengatakan bahwa perkenalannya dengan musik dangdut telah jauh terjalin sejak masih anak-anak. Bahkan dia mengaku sudah mulai menyanyi dangdut saat masih berusia 4 tahun.

    "Aku berkarier dari umur empat tahun. Dari TK berproses jadi penyanyi dangdut karena keluarga basic di dangdut, jadi enggak ada salahnya menjadi penyanyi dangdut," kata Tasya Rosmala sat berbincang dalam jumpa pers virtual Joox #KataHati Jagoan Lokal, Rabu 27 Januari 2021.

    Sejak masih anak-anak, Tasya bahkan sudah ikut bernyanyi dangdut dari panggung ke panggung di kampung halamannya di Jawa Timur. Dia juga ingat betul bayaran yang diterima dari hasil bernyanyi di panggung. "Bayaran pertama itu di aku baru dibayar pas SD Rp 50 ribu untuk dua atau tiga lagu," ujar Tasya Rosmala.

    Gadis 17 tahun ini juga mengatakan sudah merasakan masuk dapur rekaman saat masih duduk di bangku kelas 2 SD. Namun karena keterbatasan yang ada, Tasya belum mampu memasarkan karyanya secara maksimal dan masih berkutat di sekitar Jawa Timur.

    Seiring berjalannya waktu, sepak terjang Tasya Rosmala di dunia musik dangdut pun mampu mengundang perhatian dari label musik yang kemudian memberikannya akses untuk dapat memasarkan karya lebih luas.

    "Dulu media enggak berkembang pesat seperti sekarang. Dulu aku mengembangkan karier by VCD karena di kampung kan. Akhirnya setelah masuk label di Jakarta dan masuk manajemen, lagu aku mulai masuk Joox. Jadi lebih banyak yang mengenal," tuturnya.

    Kini, Tasya Rosmala mengatakan pendengar musiknya telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia bahkan juga hingga ke luar negeri. "Paling jauh ada fans aku dari Kalimantan juga. Ada yang dari luar negeri, dari Hongkong, Malaysia, Taiwan juga dengerin," kata Tasya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?