Hanin Dhiya Kolaborasi dengan Sabyan Rilis Lagu Soal Sabar

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grup Sabyan. (ANTARA)

    Grup Sabyan. (ANTARA)

    TEMPO.CO, Jakarta - Solois wanita Hanin Dhiya dan grup musik Sabyan merilis lagu kolaborasi berjudul "Jangan Sampai Pasrah".

    Dalam keterangan resminya, Jumat 22 Januari 2021, “Jangan Sampai Pasrah” merupakan lagu yang bicara mengenai hakikat manusia yang dalam hidupnya akan mengalami banyak cobaan, namun kita tetap berusaha untuk selalu bersabar.

    Tema lagu ini terkait dengan keadaan Indonesia yang tengah dilanda berbagai cobaan, mulai dari pandemi COVID-19, tragedi kecelakaan pesawat, dan bencana alam di beberapa daerah di Tanah Air.

    Sabyan berkolaborasi dengan Hanin Dhiya dalam lagu Fatimah Az Zahra. Foto: VMC Music Entertainment

    Secara produksi, karakter timbre suara Hanin yang tebal dan kuat dikolaborasikan dengan Sabyan, di mana sang vokalis, Nissa, pandai memainkan riffs and runs, mencoba keluar dari lagu-lagu yang biasa dia bawakan, karena harus memainkan emosi secara benar lewat canonic yang harmonis.

    Baca juga: PSBB Total, Grup Sabyan Terpaksa Rombak Jadwal Promosi Lagu Baru

    Saat proses rekaman, Hanin terjun langsung menjadi vocal director untuk memastikan berbagai detail lapisan vokal dapat terdengar sempurna.

    Sebelum berkolaborasi dengan Sabyan, Hanin juga telah merilis beberapa lagu dengan beberapa kolaborator seperti Aldy Maldini untuk lagu “Benar Cinta”, penyanyi asal Malaysia Aizat Amdan di lagu “Ku Mau”, serta penyanyi R&B asal Amerika Serikat, Pink Sweat$ untuk lagu “17”.

    “Jangan Sampai Pasrah” dapat didengarkan melalui berbagai layanan musik digital mulai 22 Januari 2021.

    Perilisan lagu bersamaan dengan dirilisnya video musik “Jangan Sampai Pasrah".


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.