Sebar Hoax Soal Parodi Lagu Indonesia Raya, Lutfi Agizal Resmi Dilaporkan Polisi

Reporter

Editor

Mitra Tarigan

Dharma Putra (berbaju hitam) beserta yang resmi melaporkan Lutfi Agizal ke polisi soal hoax parodi lagu Indonesia Raya/Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Selebgram dan aktor sinetron, Lutfi Agizal resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya, pada 13 Januari 2021. Ia dinilai telah menyebarkan hoax soal pelaku parodi lagu Indonesia Raya adalah orang Malaysia. "Perkara : Ujaran kebencian dan atau SARA melalui media elektronik," tertulis laporan yang diterima Tempo pada 15 Januari 2021.

"Ajakan Lutfi di Instagramnya, dia langsung menyebutkan pelakunya warga Malaysia, sedangkan yang ditangkap Polisi Diraja Malaysia dan di Cianjur adalah orang Indonesia," kata M. Fayyad kepada Tempo, Jumat malam, 8 Januari 2021.

Fayyad adalah pengacara yang mewakili Dharma Putra, pelapor Lutfi ke Polda Metro Jaya. Saksi dalam kasus ini adalah Frengky Jaya, Akbar Nasdar dan Abdul Rahman. Abdul Rahman adalah WNI yang sudah 20 tahun di Malaysia 

Lutfi Agizal. (Instagram - @lutfiagizal)

Pada 27 Desember 2020, Lutfi mengunggah laporan ke Polda Metro Jaya perihal parodi lagu Indonesia Raya. Ia menilai pelaku parodi ini adalah warga negara Malaysia.

"Menggunakan hak lapor warga negara yang merasa tersakiti atas lagu Indonesia Raya yang diparodikan," tulisnya saat itu. Di bawahnya, Lutfi menuliskan kalimat yang bernada ajakan. "Lagu Indonesia Raya dijadikan lelucon sama orang Malaysia dan liriknya diganti sengan kata-kata yang tidak sopan. Apakah kita hanya akan berdiam diri?" tulisnya. Unggahan itu kemudian dihapusnya setelah mengetahui pelakunya adalah orang Indonesia.

Menurut Fayyad, akibat ajakan Lutfi ini, netizen ramai-ramai menyerang akun resmi Kerajaan Malaysia. Indikasi dari Lutfi, salah satunya lantaran ajakan itu sudah dilihat 122 ribu kali tayang, sebelum kemudian dihapus.

Akibat perbuatan Lutfi ada kerugian imateriil yang dialami. Menurut Fayyad, tindakan itu salah satunya berimbas kepada Abdul Rohmad yang selama ini bekerja mengurus persoalan pekerja migran Indonesia - Malaysia. "Keluarganya dibully. Begitu tahu pelakunya masyarakat Indonesia, dia dikucilkan," ujarnya. "Setiap ada kegaduhan dua negara, imbasnya ke aktivis migran."

Bukti pelaporan Lutfi Agizal ke polisi soal hoax parodi lagu Indonesia Raya/Istimewa

Fayyad menjelaskan, sebelum melaporkan Lutfi, pelapor Dharma Putra sudah mengirim dua kali lewat Direct Message (DM) akun Instagram kekasih Nadya Indry itu. "Cuma dibaca, tidak ditanggapi, dan tiba-tiba menghapus postingan," tuturnya.

Lutfi, kata Fayyad, dilaporkan dengan pasal 28 ayat 1 UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun dan pidana denda Rp 1 miliar. "Lutfi juga kami laporkan dengan Pasal 14 ayat 1 UU No. 1 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Ini sama dengan yang dijerat Ratna Sarumpaet karena menyebarkan berita bohong, waktu dulu," katanya.

Fayyad menuturkan, pelaku yang ditangkap Polisi Malaysia adalah bocah Indonesia berusia 11 tahun dan di Cianjur berusia 16 tahun. "Video parodi dibuat di Cianjur, yang di Sabah diedit lagi dengan tambahan gambar," ucapnya.

ISTIQOMATUL HAYATI | MITRA TARIGAN






Anwar Ibrahim Siap Umumkan Susunan Kabinet

3 jam lalu

Anwar Ibrahim Siap Umumkan Susunan Kabinet

Anwar Ibrahim menyebut daftar lengkap dewan menterinya sudah dikirim ke Raja Malaysia. Susunan kabinet yang baru akan diumumkan pada 2 Desember 2022.


Belum Umumkan Kabinet, Anwar Ibrahim Dinilai Catat Kegagalan Pertama

3 jam lalu

Belum Umumkan Kabinet, Anwar Ibrahim Dinilai Catat Kegagalan Pertama

Anwar Ibrahim, yang dinilai oposisi lamban karena belum membentuk kabinet setelah sepekan dilantik, akan mengumumkan susunan menterinya malam ini


Sambut HUT Polda Metro Jaya ke-73, Polisi Bagikan Sembako bagi Warga Kembangan

6 jam lalu

Sambut HUT Polda Metro Jaya ke-73, Polisi Bagikan Sembako bagi Warga Kembangan

Kegiatan amal ini akan terus berlangsung hingga puncak rangkaian peringatan 73 Tahun Bakti Polda Metro Jaya pada 6 Desember mendatang.


Berselang 10 Hari, Polisi Kembali Gerebek Kampung Bahari, Tangkap 6 Pengguna Narkoba

6 jam lalu

Berselang 10 Hari, Polisi Kembali Gerebek Kampung Bahari, Tangkap 6 Pengguna Narkoba

Polda Metro Jaya kembali menggerebek dan menyisir Kampung Bahari di Tanjung Priok. Tangkap enam pengguna narkoba. Mendapat perlawanan.


Peserta Reuni 212 Membubarkan Diri

7 jam lalu

Peserta Reuni 212 Membubarkan Diri

Peserta Munajat Akbar Reuni 212 mulai membubarkan diri. Rizieq Shihab dipaksa menghadiri acara tersebut.


Kunjungan Turis Meningkat 364,31 Persen, Paling Banyak dari Malaysia

14 jam lalu

Kunjungan Turis Meningkat 364,31 Persen, Paling Banyak dari Malaysia

Data BPS menunjukkan jumlah wisatawan asing atau turis yang masuk ke Indonesia mencapai 678,5 ribu pada Oktober 2022.


Simak Pengalihan Arus Lalu Lintas Dampak Reuni 212 di TMII Jumat Hari Ini

14 jam lalu

Simak Pengalihan Arus Lalu Lintas Dampak Reuni 212 di TMII Jumat Hari Ini

Polda Metro siapkan pengalihan arus lalu lintas di sekitar Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dampak Reuni 212, Jumat, 2 Desember 2022, hari ini.


Menteri PUPR Hadiri Forum Investasi IKN Nusantara di Malaysia

1 hari lalu

Menteri PUPR Hadiri Forum Investasi IKN Nusantara di Malaysia

Pemerintah Indonesia membuka peluang emas bagi investor lokal maupun asing untuk berpartisipasi dalam pembangunan IKN Nusantara


Anwar Ibrahim Disindir Pakai Sepatu Rp19 Juta, Ini Jawabannya

1 hari lalu

Anwar Ibrahim Disindir Pakai Sepatu Rp19 Juta, Ini Jawabannya

Anwar Ibrahim disentil netizen, bahwa tokoh reformasi ini menolak menggunakan mobil dinas Mercedes Benz S600, tapi memakai sepatu berharga Rp19 juta


Top 3 Dunia: Polisi China Buru Peserta Unjuk Rasa, Warga Iran Rayakan Kemenangan AS

1 hari lalu

Top 3 Dunia: Polisi China Buru Peserta Unjuk Rasa, Warga Iran Rayakan Kemenangan AS

Top 3 dunia adalah China memburu peserta unjuk rasa, Anwar Ibrahim dituding jadi agen Israel hingga demonstran Iran merayakan kemenangan AS.