Fiersa Besari Rilis Album Baru Berjudul 20:20, Ini Maknanya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fiersa Besari. Youtube

    Fiersa Besari. Youtube

    TEMPO.CO, JakartaPenyanyi Fiersa Besari kejutkan merilis album baru bertajuk 20:20. Album ini merupakan album keempat setelah Konspirasi Alam Semesta yang dirilis pada 2015 lalu. Perilisan album 20:20 hanya dilakukan secara digital mengingat kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Album 20:20 memiliki filosofi tahun 2020. Di sisi lain, jika 20 ditambah 20 menghasilkan angka 40, maka angka 4 menandakan album ke-4.

    Album ini berisikan total 16 lagu dengan empat lagu baru dan 12 lagu lama. Empat lagu baru yang Fiersa siapkan yaitu Daftar Orang Hilang, Kamu, Melawan Hati, dan Namamu. Walaupun merupakan lagu yang baru direkam, nyatanya lagu-lagu tersebut sudah lama ditulis oleh Fiersa. Sehingga menariknya, menurut ia, Fiersa dipaksa mengingat kembali barisan-barisan nada dalam ingatannya. “Merawat ingatan memang mahal,” kata Fiersa dalam keterangan pers pada 16 Desember 2020.

    Lagu baru pertama yang Fiersa siapkan berjudul Daftar Orang Hilang. Lagu ini menceritakan para aktivis dan demonstran yang hilang. “Dan meskipun fisik mereka tak terlihat tapi perjuangannya akan terus diwariskan. Tak akan padam walau dibungkam,” tuturnya.

    Tidak hanya dinyanyikan sendiri, dua lagu baru berjudul Kamu dan Melawan Hati disiapkan dengan berduet dengan penyanyi lain. “Lagu Kamu featuring Bem Andry. Ini yang unik. Untuk pertama kalinya saya membawakan lagu ciptaan orang lain, yaitu sahabat saya Bem Andry,” ujar Fiersa.

    Tidak berhenti di situ, di lagu Melawan Hati Fiersa turut berkolaborasi dengan penyanyi Prinsa Mandagie. Lagu ini berkisah tentang seseorang yang ingin pergi dan membunuh perasaannya sendiri. “Tapi, semakin ia melupakan justru ingatan itu semakin kuat,” terangnya.

    Pria kelahiran 3 Maret 1984 itu turut membagikan cerita menarik ketika dirinya sibuk mencari rekan duet untuk lagu Melawan Hati. “Enggak gampang mencari kawan yang mau featuring. Ketika pada akhirnya saya dan Prinsa Mandagie sepakat bekerja sama pun pengerjaan kontrak dan rekaman berjalan beriringan karena ngejar deadline. Haha,” kenangnya sembari tertawa.

    Cerita spesial terbesit dalam salah satu lagu baru di album 20:20. Menurut Fiersa, lagunya yang berjudul Kamu, menjadi kilas sejarah perjalan cintanya dengan sang istri, Aqia Nur Fadla. Pasalnya lagu ini lah yang mengiringi perjalanannya mendapatkan sang tambatan hati. Fiersa menambahkan, lagu baru yang tidak kalah spesial berjudul Namamu. Sebab lagu ini memiliki cerita sendiri untuk dirinya. Ia merasa ada ikatan batin secara personal. “Temanya rahasia ya. Mungkin nanti bisa diresapi sambil didengarkan,” katanya.

    Selain empat lagu baru, 12 lagu lama lainnya yaitu Cerita Rakyat, Belum Punah, Dirgahayu, Bukan Lagu Valentine, Obsesi, Terima kasih dan Maaf, Selindung, Salahkah Mengalah, Lekas Pulih, Pemeran Pengganti, Lagu Dua Kunci, dan Cerita Panjang di Hidup yang Singkat. Fiersa mengungkapkan, lagu-lagu tersebut sudah pernah menjadi bagian dari tiga album sebelumnya atau sudah terikat dengan proyek lain semacam soundtrack. “Jadi yang 12 ini memang awalnya dibuat karena iseng, seliweran di dunia maya, dan kayaknya sudah waktunya untuk dirapikan,” kata ia.

    Penyanyi Fiersa Besari Rilis Album 20:20

    Fiersa membagikan kisahnya melakukan proses rekaman di era pandemi seperti sekarang ini. Menurut ia, jika biasanya rekaman dan mixing dilakukan sendiri, untuk kali ini proses produksi diserahkan kepada gitaris Kerabat Kerja, Dikuy, di studio Wonderwall Bandung. “Karena banyak yang harus direkam, dan saya juga nyambi mengerjakan hal lain,” kisahnya.

    Masih dalam suasana pandemi, Fiersa menceritakan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menjaga jarak dan menjaga kebersihan. Proses rekaman di studio pun tidak dibiasakan dilakukan beramai-ramai. “Kendalanya mungkin dari saya yang udah lama enggak nyanyi secara profesional, jadi mesti memanaskan kembali pita suara,” katanya.

    Album 20:20 sendiri merupakan album pertama yang dirilis setelah Fiersa memutuskan untuk rehat sejenak dari industri musik tanah air. Sebelumnya, Fiersa pernah merilis album berjudul 11:11 yang dirilis tahun 2012, Tempat Aku Pulang rilis 2014, dan Konspirasi Alam Semesta di tahun 2015. Dan setahun lalu, Fiersa Besari menggelar konser bertajuk “Konser Menuju Istirahat” sebagai bentuk pamitannya dengan penggemar.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.