Tips Anak Muda untuk Melek Pendidikan Ala Shafira Umm

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Virtual Media Briefing: 'Cover Jingle NutriSari Berkolaborasi dengan Indonesia Mengajar untuk Indonesia Timur' pada 7 Desember 2020/Nutrifood

    Virtual Media Briefing: 'Cover Jingle NutriSari Berkolaborasi dengan Indonesia Mengajar untuk Indonesia Timur' pada 7 Desember 2020/Nutrifood

    TEMPO.CO, Jakarta -  Presenter Shafira Umm mengajak masyarakat, khususnya anak muda, untuk ikut andil dalam membangun meningkatkan pendidikan Indonesia. "Harus dimulai dari diri kita sendiri," katanya dalam Virtual Media Briefing: 'Cover Jingle NutriSari Berkolaborasi dengan Indonesia Mengajar untuk Indonesia Timur' 7 Desember 2020.

    Menurut Shafira Umm penting setiap orang memiliki niat untuk bisa fokus dalam meningkatkan pendidikan masyarakat. "Akhirnya kan kita tidak bisa mengatur orang," katanya.

    Cara lain yang bisa dilakukan anak muda adalah dengan memanfaatkan media sosial. Shafira menyarankan untuk membagi berbagai kegiatan seru tentang pendidikan di story Instagram. Bisa saja membagikan kegiatan sedang mengajar anak-anak. "Dimulai dari media sosial," katanya.

    Ia yakin akan ada pengikut Instagram yang mungkin akan tertarik setelah melihat Instagram Story temannya saat melihat kegiatan belajar mengajar yang seru. "Kalau ada ketertarikan, mereka akan pengen ikutan juga dong," katanya.

    Shafira Umm mengatakan pernah ikut andil dalam program pendidikan di daerah terpencil. Ia sempat mengajar di Indonesia sebagai relawan untuk kegiatan Kelas Inspirasi Tanimbar di salah satu kepulauan di Maluku pada tahun 2016. Pengalaman itu sangat berkesan bagi penyiar radio itu. “Pengalaman mengajar di Pulau Matakus di Maluku tahun 2016 meninggalkan kesan yang sangat mendalam bagi saya," katanya.

    Shafira Umm menceritakan saat itu, ia bertemu saudara-saudara Indonesia Timur yang ramah, sangat toleran dan penuh cinta kasih, alamnya yang sangat indah, budayanya yang sangat menarik, salah satunya musik, hingga bertemu dan mengajar adik-adik di salah satu sekolah di sana. "Selain itu, saya juga bertemu dengan relawan-relawan lainnya yang ikut mengajar di sana. Meskipun sangat singkat, pengalaman mengajar dan menjadi relawan di Maluku akan selalu saya ingat karena telah merebut hati saya," katanya.

    Ia sangat bahagia ketika mendapat respon positif dari salah satu anak muridnya yang ternyata merasa terinspirasi oleh kisah Shafira Umm. "Ketika ada anak yang punya tujuan dan cita-cita setelah bertemu saya, seneng banget," kata Shafira Umm yang masih berkomunikasi dengan para relawan di sana.

    Saat ini, Shafira Umm pun masih sering berbagi ilmunya. Sebagai orang yang bekerja di dunia komunikasi, ia rutin berbagi soal pengetahuan public speaking. Ia merasa dengan berbagi ilmu, pengetahuannya pun semakin bertambah. "Aku harus meluangkan waktu dengan komitmen dan disiplin diri sendiri," katanya.

    Kesempatan lain yang diterima Shafira Umm adalah menjadi bintang iklan NutriSari Mangga Gandaria. "Saya tidak menyangka akhirnya salah satu impian saya sejak dulu bisa terwujud, yaitu menjadi Bintang iklan sambil bernyanyi sekaligus menari. Saya ingin mengajak teman-teman semuanya untuk ikutan Cover Jingle NutriSari Mangga Gandaria, karena selain bisa memperkenalkan buah gandaria khas Maluku dengan cara yang asik, teman-teman juga bisa berdonasi bagi saudara-saudara kita di Indonesia Timur melalui Program Pengajar Muda Indonesia Mengajar,” kata Shafira.

    NutriSari mengadakan kompetisi Cover Jingle NutriSari Mangga Gandaria dan berkolaborasi dengan Indonesia Mengajar untuk mengajak masyarakat ikut berkontribusi bagi Indonesia Timur. Melalui kolaborasi ini, NutriSari dan Indonesia Mengajar ingin membangun kesadaran masyarakat akan kondisi pendidikan di Indonesia Timur serta turut mengambil peran dalam pengembangan pendidikan di sana. Berlangsung hingga 23 Desember 2020, setiap unggahan Cover Jingle NutriSari di Instagram akan dikonversikan menjadi dukungan donasi senilai Rp 10.000,- perunggahan untuk mendukung program Pengajar Muda di Kepulauan Sula, Maluku oleh Indonesia Mengajar.

    Brand Manager NutriSari Stephanie Wonoadi mengatakan NutriSari sangat senang bisa berkolaborasi dengan Indonesia Mengajar untuk mengajak masyarakat ikut berkontribusi bagi pengembangan pendidikan di Indonesia Timur melalui kompetisi Cover Jingle NutriSari. "NutriSari selalu berinovasi menghasilkan berbagai varian terbaru yang terinspirasi dari berbagai buah-buahan di Indonesia dan mancanegara, salah satunya adalah buah gandaria yang berasal dari Ambon, Maluku. Terinspirasi dari kota Ambon yang dikenal sebagai City of Music, NutriSari mengadakan Cover Jingle NutriSari Mangga Gandaria untuk memperkenalkanbuah gandaria serta indahnya budaya, musik dan keramahan masyarakat Maluku ke seluruh Indonesia dengan cara yang asik lewat bermusik.”

    Managing Director Yayasan Indonesia Mengajar Haiva Muzdaliva mengatakan selama lebih dari 5 tahun, Indonesia Mengajar telah menjalin kerja sama yang baik dengan teman-teman Nutrifood melalui berbagai inisiatif pengembangan kapasitas serta penggalangan dana untuk mendukung pengembangan pendidikan di Indonesia. Ia senang tahun ini, bisa berkolaborasi kembali dengan Nutrifood, yang diwakili oleh Brand NutriSari dalam kompetisi Cover Jingle NutriSari. "Kami percaya kolaborasi ini akan bermanfaat bagi pengembangan pendidikan di Indonesia Timur, khususnya di Kepulauan Sula, Maluku, lokasi tempat Pengajar Muda mengabdi," katanya.

    Di balik tantangan situasi pandemi dan keterbatasan fasilitas pembelajaran jarak jauh di Kepulauan Sula, para penggerak pendidikan dan tentu Pengajar Muda tetap mengupayakan agar proses pendidikan tetap berjalan dengan baik. Pembuatan buku panduan belajar di rumah menjadi salah satu upaya yang dilakukan oleh Pengajar Muda Kepulauan Sula untuk membantu pembelajaran anak-anak dan panduan monitoring yang dapat dilakukan orang tua di rumah. Untuk menyebarkan semangat terus belajar dari rumah, Pengajar Muda Kepulauan Sula juga mengajak para guru untuk membuat dan menyebarkan video berisikan semangat agar tetap bisa melakukan kegiatan pendidikan meski terkendala akses sinyal dan teknologi.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.