Waktu Pemulihan Berjalan Baik, Ini Kata Suga BTS Usai Operasi Bahu

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suga BTS alias Agust D (Soompi)

    Suga BTS alias Agust D (Soompi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Personel grup idola K-pop Bangtan Sonyeondan (BTS), Suga BTS, mengatakan saat ini kondisinya lebih baik dan nyaris tak merasakan sakit lagi usai menjalani operasi pada bahu beberapa waktu lalu.

    "Aku menjadi jauh lebih baik. Hampir tidak sakit sama sekali sekarang. Tiga hari pertama setelah operasi sangat menyakitkan, aku tidak bisa tidur nyenyak. Sekarang aku bisa tidur nyenyak," kata dia dalam siaran V Live, Sabtu 21 November 2020, seperti dilansir Soompi.

    Suga yang sedang mempelajari bahasa Inggris dan sibuk mengerjakan musik lalu berbicara alasan mau menjalani operasi bahu. Awalnya, dia enggan dioperasi tapi semakin lama kondisinya semakin parah. "Aku syuting iklan dan tidak bisa memegang kaleng 500 mililiter di tangan kiri, terlalu menyakitkan. Aku berpikir, tidak bisa terus hidup seperti ini. Aku banyak berolahraga mulai awal tahun lalu. Bahuku sangat sakit sehingga aku mencoba Pilates dan berbagai olahraga lainnya," kata dia.

    Suga mengaku baik-baik saja jika nantinya tidak bisa berpartisipasi dalam konser BTS, namun jika dia tetap tampil maka kondisinya akan lebih buruk. Saat itulah dia berpikir menjalani operasi.

    Ketika ditanya apa yang paling menyulitkan selama masa pemulihan, dia berkata hari-hari yang harus dilaluinya begitu panjang. "Aku biasanya punya jadwal kegiatan setiap hari. Sekarang setelah bangun, aku bertanya-tanya apa yang harus kulakukan dan bagaimana harus menghabiskan hari," katanya.

    Terkait album baru BTS "BE", Suga mengatakan grupnya memilih lagu-lagu yang lebih tenang agar bisa didengarkan untuk waktu yang lama.

    Dia membuat penampilan kejutan selama siaran langsung comeback BTS beberapa waktu lalu. Saat itu, dia meyakinkan para penggemar bahwa pemulihannya berjalan dengan baik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Abai Perbarui Data Pasien Covid-19

    Beberapa pemerintah daerah abai perbarui data pasien positif Covid-19. Padahal, keterbukaan data ini dijamin dalam hukum negara. Berikut detilnya.