Morgan Oey dan Asmara Abigail Bermain Serial Komedi Romantis Jarak dan Waktu

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Serial Jarak dan Waktu/ANTARA

    Serial Jarak dan Waktu/ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Morgan Oey, Asmara Abigail dan Dea Panendra beradu akting dalam serial Jarak dan Waktu. Serial terbatas ini bergenre komedi romantis dengan latar belakang pandemi COVID-19.

    Menurut keterangan resminya pada Rabu 18 November 2020, serial berlokasi di Jakarta dan Milan, serta hanya terdiri dari enam episode. Cerita berkisah pada tiga tokoh utama yaitu Jeff, Kinanti dan Arina, serial ini tak hanya mengangkat percintaan yang terpisah oleh jarak dan waktu, tapi juga kegundahan hati manusia yang terpaksa hidup di tengah pandemi yang berbahaya ini.

    Kinanti (Dea Panendra) adalah seorang karyawan di salah satu stasiun televisi swasta. Di masa pandemi ini, Kinanti tetap harus pergi bekerja seperti biasa dengan protokol kesehatan yang berbeda dari biasanya.

    Rutinitas pergi ke kantor pun menjadi berbeda dengan adanya Jeff (Morgan Oey), sahabatnya yang juga bekerja di tempat yang sama, yang selalu pulang dan pergi bersama dengannya karena ditiadakannya ojek online. Mereka sepakat untuk bergantian membeli bensin mobil Kinanti dan membayar tol di masa yang serba sulit ini.

    Pertemuan intens antara Jeff dan Kinanti yang memiliki karakter sangat berbeda ini mengisi hari-hari kenormalan baru. Meski Jeff telah memiliki kekasih yaitu Arina (Asmara Abigail), seorang wartawan mode yang berada di Milan untuk urusan pekerjaan dan tidak bisa pulang ke Indonesia untuk sementara waktu.

    Interaksi antara ketiga tokoh utama yang terpisah jarak ribuan kilometer dan zona waktu ini pun menjadi semakin pelik dengan dibumbui oleh cinta terpendam, kecemasan akan pandemi, serta hubungan interpersonal antar manusia yang tengah memasuki babak baru di seluruh dunia ini.

    "Jarak dan Waktu" disutradarai oleh Pritagita Arianegara dan Rara Candranirukti. Serial ini mulai tayang pada akhir tahun 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Abai Perbarui Data Pasien Covid-19

    Beberapa pemerintah daerah abai perbarui data pasien positif Covid-19. Padahal, keterbukaan data ini dijamin dalam hukum negara. Berikut detilnya.