Tidak Jadi Juri Indonesian Idol, BCL Ingin Bangun Kekuatan

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daniel Mananta dan Bunga Citra Lestari/Instagram-VJDaniel

    Daniel Mananta dan Bunga Citra Lestari/Instagram-VJDaniel

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan juri ajang pencarian bakat Bunga Citra Lestari (BCL) mengatakan ingin meluangkan waktu untuk dirinya sendiri sehingga saat tidak lagi menjadi juri Indonesian Idol. Ia pun ingin membangun lagi kekuatan untuk dirinya sendiri. "Taking my time.. Building my strength," katanya dalam akun Instagram resminya pada 16 November 2020.

    Bunga Citra Lestari juga memberikan semangat dan berharap keberuntungan untuk para juri dan semua orang yang berpartisipasi di acara tahunan itu. "Wishing everyone the best of luck @indonesianidolid @maiaestiantyreal @ari_lasso @jud1ka @ananghijau @itsrossa910 @boywilliam17 @fabian.dharmawan @dini.putri21," katanya.

    Ia juga berharap agar ajang pencarian bakat ini bisa melahirkan idola baru untuk Indonesia. Posisi juri BCL di Indonesian Idol musim ini digantikan oleh penyanyi Rossa.

    Unggahan BCL itu pun mendapat dukungan dari beberapa tokoh. Salah satu juri Indonesian Idol, Judika, mengatakan bahwa ia sudah kangen dengan BCL. Penulis buku Asma Nadia pun mengatakan sebaiknya BCL mengambil waktu sebanyak yang ia butuhkan. "Hugs! Take as much time as you need...," kata Asma Nadia sambil menambahkan emotikon hati.

    Sebelumnya, BCL kehilangan suami tercintanya Ashraf Sinclair pada Febaruari 2020. Saat itu, BCL baru pulang dini hari setelah menjadi juri acara Indonesian Idol. Setelah BCL membersihkan diri ia hendak membangunkan sang suami, namun ternyata Ashraf tidak memberikan respon apapun.

    Tidak hanya BCL yang hengkang dari keluarga Indonesian Idol. Presenter kondang Daniel Mananta pun tidak lagi andil dalam musim terbaru ini. Daniel Mananta digantikan oleh Boy William. Dalam unggahannya, Daniel menyapa para fans Indonesian idol. "Ada pertemuan pasti ada perpisahan, sayangnya perpisahan jadi sangat berat kalau rasa sayang itu sudah teramat dalam," katanya dalam unggahan Instagram pada 16 November 2020.

    "Sedalam apapun rasa sayang yang kita punya, tidak membuat kita bisa terus memiliki," katanya menambahkan.

    Ia yakin suatu saat seseorang harus bisa rela melepaskannya. "Karena apa dan siapapun yang kita cintai hanya bisa kita punyai, namun tak bisa kita miliki. Semua kepunyaan kita hanyalah milik Tuhan. #ArtOfLettingGo," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Abai Perbarui Data Pasien Covid-19

    Beberapa pemerintah daerah abai perbarui data pasien positif Covid-19. Padahal, keterbukaan data ini dijamin dalam hukum negara. Berikut detilnya.