Big Hit Entertainment Siapkan Perusahaan Boyong Bintang K-Pop ke Amerika Serikat

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grup K-pop BTS (Dok. Big Hit Entertainment)

    Grup K-pop BTS (Dok. Big Hit Entertainment)

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan pengembang aplikasi sekaligus portal web terkemuka asal Korea Selatan, Naver, berencana meluncurkan usaha patungan dengan Big Hit Entertainment di Amerika Serikat tahun ini untuk menjalankan bisnis hiburan yang memanfaatkan sejumlah bintang K-pop.

    Mengutip The Korea Times pada Rabu 11 November 2020, seorang sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa nama perusahaan belum diputuskan bersama dengan tanggal spesifik pendiriannya. Namun yang jelas, kemungkinan besar pendiriannya akan dilakukan tahun ini.

    Kedua perusahaan sedang mendiskusikan masalah mengenai persentase kepemilikan dari usaha patungan tersebut. Ada pendapat bahwa agensi mencari bagian yang lebih besar. Naver dan Big Hit Entertainment menolak berkomentar tentang masalah tersebut.

    Usaha patungan, sementara bernama "NaverBe," menurut sumber lain, akan didirikan dengan menggabungkan divisi V Live Naver dengan beNX Big Hit Entertainment, anak perusahaan teknologi yang mengembangkan aplikasi perangkat lunaknya "Weverse."

    Naver's V Live dan Big Hit Entertainment's Weverse menyediakan layanan streaming video langsung yang memungkinkan selebriti berinteraksi dengan penggemar secara online. Perusahaan juga telah mengembangkan teknologi mereka untuk menyelenggarakan berbagai acara virtual mulai dari sesi obrolan langsung hingga reality show dan konser K-pop.

    Weverse memiliki aplikasi e-commerce Weverse Shop yang menjual langganan untuk konten media serta produk dan merchandise terkait BTS. Perusahaan hiburan, yang go public di KOSPI bulan lalu, ingin menurunkan ketergantungannya pada boyband superstar K-pop, yang bertanggung jawab atas hampir 70 persen profitabilitasnya. Tahun lalu, BTS bertanggung jawab atas 97,4 persen pendapatan agensi bakat.

    Operator platformnya beNX telah mengurangi ketergantungan dari perusahaan induknya, tetapi pengamat industri mengatakan ini tidak cukup.

    Big Hit Entertainment perlu mengundang lebih banyak bintang K-pop ke Weverse dan untuk Naver's V Live, untuk menciptakan sinergi yang lebih baik dengan beNX. V Live memiliki berbagai band K-pop yang menyiarkan video langsung di platformnya yang mengamankan 80 juta pengguna aktif bulanan.

    Pada bulan Agustus, Naver menginvestasikan 100 miliar won di SM Entertainment dan anak perusahaannya untuk menggunakan selebriti mereka di platform V Live untuk menarik lebih banyak penggemar global. Mereka juga menandatangani nota kesepahaman dengan CJ ENM untuk memperkuat bisnis V Live-nya. CJ ENM adalah penyedia konten hiburan No. 1 Korea.

    Namun, penjualannya hanya 27 miliar won pada kuartal ketiga tahun ini dan menjadi merah. BeNX Big Hit Entertainment, di sisi lain, membukukan penjualan 140 miliar won dengan laba operasi 14 miliar won pada periode yang sama.

    Ketika usaha patungan tersebut didirikan, mereka berharap bisa menjadi tuan rumah konser daring untuk sebagian besar bintang K-Pop di pasar global dan menjual barang-barang terkait band sambil mengundang penggemar di seluruh dunia untuk berkomunikasi dengan idola mereka.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.