Penjualan Merchandise Donald Trump Lebih Laris dibandingkan Joe Biden di Amazon

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Donald Trump dan Joe Biden. REUTERS/Jonathan Ernst/Brian Snyder

    Donald Trump dan Joe Biden. REUTERS/Jonathan Ernst/Brian Snyder

    TEMPO.CO, Jakarta -  E-Commerce Amazon mencatat, penjualan merchandise yang berkaitan dengan Donald Trump lebih laris dibandingkan dengan Joe Biden selama kampanye dan Pemilihan Presiden Amerika Serikat (PilpresAS). Dikutip dari Foxnews, data dari Helium 10, sebuah firma riset untuk penjual Amazon, Trump memimpin Biden dalam perkiraan volume pencarian, dengan 322.191 pencarian untuk kata kunci "Trump" dibandingkan dengan 40.204 pencarian untuk kata kunci "Biden".

    Secara keseluruhan, penelusuran dalam 30 hari terakhir telah melampaui lebih dari 2 juta untuk produk terkait Trump dibandingkan dengan sekitar 800 ribu untuk produk terkait Biden.

    Data yang ditinjau oleh FOX Business menunjukkan bahwa tiga teratas pencarian produk terkait Trump di Amazon dalam sebulan terakhir menggunakan kata kunci 'trump hat' (126.018 pencarian), 'trump shirt' (116.191 pencarian) dan 'trump 2020' (104.474 pencarian) sementara tiga pencarian produk terkait teratas Biden termasuk kata kunci 'biden harris 2020 yard sign' (67.845 pencarian), 'biden harris shirt' (36.444 pencarian) dan 'biden harris flag' (30.786 pencarian). Barang-barang terlaris Trump termasuk bendera, topi, dan figur aksi sementara penjual teratas Biden adalah pin dan kemeja.

    Meskipun Trump memimpin di Amazon, dia tertinggal dalam suara elektoral, dimana Biden memimpin dengan 264 suara elektoral dibandingkan dengan 214 suara elektoral Trump. Biden saat ini juga memimpin dalam suara populer dengan 50,5 persen dibandingkan dengan 47,9 persen Trump, selisih lebih dari 3.757.000 suara. Pemilihan presiden tetap terlalu dekat untuk dilakukan di negara bagian medan pertempuran termasuk Pennsylvania, Georgia, North Carolina dan Nevada.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.