Disney Tunda Rilis Film Death on the Nile

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film produksi Disney 'Death on the Nile'/ANTARA

    Film produksi Disney 'Death on the Nile'/ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta -  Walt Disney Co telah menunda perilisan untuk film yang diadaptasi dari novel Agatha Christie, 'Death on the Nile', yang sebelumnya dijadwalkan untuk tayang di bioskop pada akhir tahun ini.

    Dilansir Reuters, Jumat 6 November 2020, Disney mengatakan perilisan petualangan detektif Hercule Poirot yang dibintangi Kenneth Branagh itu telah ditunda tanpa batas waktu.

    Film itu akan dibuka di Amerika Utara dan sebagian besar dunia pada 18 Desember, dan merupakan film terbaru yang didorong mundur karena industri berjuang untuk kembali ke bisnis di tengah pandemi virus corona.

    'Wonder Woman 1984,' dari Warner Bros., sekarang menjadi blockbuster Hollywood potensial terakhir yang masih ada di kalender untuk tahun 2020, dengan tanggal rilis 25 Desember.

    Satu-satunya film milik Disney yang tersisa yang akan dirilis tahun ini adalah salah satu calon kandidat piala Oscar "Nomadland", yang dibintangi oleh Frances McDormand sebagai wanita yang kehilangan segalanya dalam resesi.

    Sejumlah studio besar Hollywood telah mendorong serangkaian film, termasuk film James Bond baru "No Time To Die" dan film aksi "Black Widow," hingga tahun 2021.

    Langkah ini dilakukan setelah beberapa negara Eropa, termasuk Inggris, Italia, dan Prancis, menerapkan kembali penguncian yang ketat untuk memerangi lonjakan kasus virus corona. Bioskop di pasar terbesar AS yakni New York City dan Los Angeles juga masih tetap tutup.

    Upaya untuk membuat orang Amerika kembali ke bioskop setelah pandemi menutup bioskop di seluruh dunia pada bulan Maret terbukti mengecewakan mengingat kelangkaan film baru untuk menarik penonton.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.