Sean Connery Meninggal, Intip Fakta Unik Pemeran James Bond dalam 7 Film Ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Sean Connery memegang Oscar setelah memenangkan penghargaan Aktor Pendukung Terbaik di Academy Awards ke-60 di Los Angeles, 11 April 1988. Connery pensiun dari film setelah berselisih dengan sutradara film terakhirnya,

    Aktor Sean Connery memegang Oscar setelah memenangkan penghargaan Aktor Pendukung Terbaik di Academy Awards ke-60 di Los Angeles, 11 April 1988. Connery pensiun dari film setelah berselisih dengan sutradara film terakhirnya, "The League of Extraordinary Gentlemen" pada tahun 2003. REUTERS/Bob Riha

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor asal Skotlandia Sean Connery yang dikenal berkat perannya sebagai James Bond meninggal dunia. Kabar meninggalnya Sean dikonfirmasi putranya, Jason Connery seperti dikutip dari BBC.com, Sabtu 31 Oktober 2020.

    Menurut Jason, Sean meninggal dengan tenang dalam tidurnya di Nassau, Kepulauan Bahama, dan dalam kondisi tidak sehat dalam beberapa waktu terakhir ini. "Hari yang menyedihkan bagi semua orang yang mengenal dan mencintai ayahku dan kehilangan yang menyedihkan bagi semua orang di seluruh dunia yang menikmati anugerah luar biasa yang dia miliki sebagai seorang aktor."

    Pemeran James Bond, Sean Connery bersama pemeran penggantinya, Alf Joint dalam film "Goldfinger" tahun 1964. Keystone-France/Gamma-Keystone via Getty Images

    Sean Connery atau Sir Thomas Sean Connery lahir di Edinburgh, Skotlandia, 25 Agustus 1930. Meninggal pada usia 90 tahun, Sean adalah seorang mantan aktor dan produser film asal Skotlandia yang telah memenangkan beberapa penghargaan seperti Academy Award, Golden Globe, dan BAFTA Award.

    Sean merupakan aktor pertama yang memerankan peran sebagai agen rahasia Inggris, 007 James Bond dalam tujuh film Bond antara rentang waktu 1962 sampai 1983. Tahun 1987, ia memenangi penghargaan Academy Award untuk Best Supporting Actor untuk perannya dalam film The Untouchables.

    Sean juga mendapatkan gelar kehormatan sebagai ksatria Inggris Raya dari Ratu Elizabeth II pada bulan Juli 2000. Film Sean lainnya termasuk The Hunt for Red October, Highlander, Indiana Jones and the Last Crusade dan The Rock.

    Sean pertama kali memerankan James Bond di Dr No pada tahun 1962, kemudian muncul di lima film resmi lainnya - dan tidak resmi Never Say Never Again pada tahun 1983. Dia dianggap sebagai aktor terbaik yang memerankan 007, film yang sudah berlangsung lama, dalam beberapa jajak pendapat, dan dianugerahi gelar kebangsawanan di Istana Holywood pada tahun 2000.

    Sean adalah pendukung kemerdekaan Skotlandia, dan mengatakan dalam wawancara menjelang referendum 2014 bahwa dia mungkin kembali dari rumahnya di Bahama untuk tinggal di Skotlandia jika memutuskan untuk melepaskan diri dari seluruh Inggris. Perdana Menteri Skotlandia Nicola Sturgeon mengatakan "Saya sangat sedih mengetahui pagi ini tentang meninggalnya Sir Sean Connery. Bangsa kita hari ini berduka atas salah satu putranya yang paling dicintai.”

    Aktor Sean Connery berpose di depan mobil Aston Martin DB5 selama pembuatan film dari Goldfinger caper James Bond pada tahun 1964. Aston martin DB5 merupakan salah satu mobil mewah milik Aston martin dari Inggris. REUTERS/Aston Martin/Handout

    Sean dilahirkan dalam keluarga kelas pekerja Edinburgh dan melalui bakat dan kerja keras, menjadi ikon film internasional dan salah satu aktor paling berprestasi di dunia. Sean akan dikenang sebagai James Bond - klasik 007 - tetapi perannya banyak dan bervariasi. "Dia adalah legenda global, tetapi, yang pertama dan terutama, seorang Skotlandia yang patriotik - kehadirannya pada pembukaan Parlemen Skotlandia pada 1999 menunjukkan cintanya pada negara kelahirannya. Sean adalah pendukung seumur hidup Skotlandia yang merdeka dan kami yang memiliki keyakinan itu berutang budi padanya,” ujar Nicola.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.