Gading Marten Gelar Pesta Halloween Bersama Gisella Anastasia dan Gempi

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gading Marten merayakan Halloween bersama Gempi dan Gisel. Instagram

    Gading Marten merayakan Halloween bersama Gempi dan Gisel. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Gading Marten dan mantan istrinya, Gisella Anastasia ikut menggelar pesta Halloween untuk menghibur putri tunggal mereka, Gempita Nora Marten. Dari foto yang diunggah di akun Instagram Gading, ketiganya merayakan pesta Halloweeen di rumah dengan mendekorasi ruangan terlihat seram. 

    "Halloween," tulis Gading untuk memberikan keterangan foto pada foto yang diunggahnya, Sabtu, 31 Oktober 2020. 

    Terlihat ketiganya tetap menampilkan keluarga yang utuh, hangat, dan harmonis. Status boleh sudah bercerai, tapi mereka tetaplah ayah dan ibu bagi gadis cilik cerdas bernama Gempi, yang tetap menghadirkan kehangatan keluarga yang saling mendukung. 

    Di akun Instagram Gisella Anastasia, ia mengunggah foto dirinya bersama Gempi yang berdandan sedikit seram. "Mau serus sama anak ini mah susaaaaahh gaesss. Ujung-ujungnya ngakak lagi ngakak lagi. I love you, my best friend! Happy Halloween-an gaes," tulisnya, Sabtu, 31 Oktober 2020. 

    Tapi jika dilihat dari unggahan foto ini, mereka merayakan bertiga di waktu yang berbeda dengan saat Gempi dan ibunya berdandan ala Halloween. Ini terlihat dari makeup dan baju yang dikenakan berbeda, meskipun diunggah di hari yang sama. Perbedaan itu makin terlihat dari unggahan Gisella yang merayakan Halloween dengan para asistennya di rumah. 

    Saat pesta dengan Gempi dan para asistennya, baju dan dekorasi yang dikenakan lebih sederhana. Adapun saat bersama Gading, meski kostum dan makeup tidak menunjukkan tengah Halloween, tapi dekorasi kamarnya mencerminkan pesta yang sebenarnya. Terlihat ada boneka Halloween yang diletakkan, lampu yang muram, dan berkesan mistis. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Abai Perbarui Data Pasien Covid-19

    Beberapa pemerintah daerah abai perbarui data pasien positif Covid-19. Padahal, keterbukaan data ini dijamin dalam hukum negara. Berikut detilnya.