Pencipta Lagu Via Vallen Kesal Netizen Lebih Hargai Produk Luar Negeri

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Via Vallen merilis video musik Kasih Dengarkanlah Aku yang menghebohkan karena dianggap plagiasi dari video musik milik penyanyi Korea Selatan, IU. Foto: Twitter

    Via Vallen merilis video musik Kasih Dengarkanlah Aku yang menghebohkan karena dianggap plagiasi dari video musik milik penyanyi Korea Selatan, IU. Foto: Twitter

    TEMPO.CO, Jakarta - Pencipta lagu Kasih Dengarkanlah Aku yang dinyanyikan Via Vallen dan Dyrga Dadali menilai netizen Indonesia lebih menghargai produk luar. Yuda Dadali mengungkapkan kekesalannya lantaran ulah netizen video musik Kasih Dengarkanlah Aku itu harus diturunkan padahal baru sehari dirilis di Youtube. 

    Kekesalan Yuda Dadali ini diungkapkan melalui unggahan di akun Instagramnya, Sabtu, 24 Oktober 2020. Ia mempersoalkan diturunkan video musik yang dilaporkan netizen ke manajemen IU karena menjiplak konsep lagu Above the Time milik musisi dan aktris Korea Selatan itu. 

    "Akhirnya video klip trending di-takedown gua bingung mereka begitu militan bela artis luar negeri,miris banget,sedih,campur aduk,sudah mau tahun 2021 masih aja cinta produk luar,padahal gua yakin hanya segilintir aja yg ngerti bahasanya,semoga mereka cepat pintar dan kembali mencintai produk lokal, #anakbaukencur #militan #micin #so #pintar," tulisnya. 

    Diketahui, mobil Via Vallen yang dibakar oleh pelaku tersebut yakni mobil Toyota Alphard seri 2.5 G. Menurut PT Toyota Astra Motor, mobil Alphard 2.5 G dibanderoldengan harga Rp1,179 miliar dengan status on the road Jakarta. Sementara, tipe tertingginya yakni 3.5 Q dijual dengan harga Rp1,952 miliar. Foto/instagram/viavallen

    Agaknya, Yuda tidak memahami kekesalan netizen bukan kepada lagu yang diciptakannya tapi konsep videp musik yang 100 persen menjiplak Above the Time yang sudah ditonton 15 juta orang pada sebelas bulan lalu. Plagiasi yang dilakukan penyanyi dangdut ini terletak pada alur, setting, dekorasi, busana, hingga bahasa tubuh dari awal hingga lagu ini selesai. Penjiplakan ini mengundang kemarahan para penggemar IU.

    "Terinspirasi dari karya seniman lain tidak apa-apa, tetapi menirunya secara langsung benar-benar tidak sopan terhadap seniman itu sendiri dan seluruh tim yang bekerja keras untuk itu. Saya berharap orang-orang yang bertanggung jawab untuk ini muncul dan menjelaskan karena sangat menyedihkan karena faktanya, video musik ini terang-terangan dijiplak dari IU's Above the Time," kata netizen yang menggunakan nama asli IU, Lee Ji Eun.

    Padahal, Via Vallen sendiri sudah menyatakan permohonan maaf dan merasa malu setelah membandingkan sendiri video musik miliknya dengan Above the Time milik IU. Ia pula yang mengatakan video itu sudah diturunkan.

    Unggahan Yuda ini tentu saja memicu reaksi netizen. Mereka menjelaskan pemahaman Yuda yang keliru. "Lagu & liriknya bagus ka tp MV seharusnya tdk menjiplak persis MV IU Above the Time, setidaknya cantumkan juga izin dr agensi IU," tulis @115sania. "Yang kita bahas ini MV ya MV Baaang BUKAN LAGU. Please use ur brain," tulis @dlwpcy. 

    Ada yang menuliskannya dengan kalimat yang tajam. 
    Ini bukan soal lokal atau luar. Anda minta didukung.? Benahi dulu jangan plagiat.!! Sory ya saya hanya mendukung musisi indonesia yg berkualitas punya karya yang original. Gak pantes kalo pencuri didukung.!!" tulis @istanauroh. 

    Netizen pun membandingkan sikap Yuda dengan Via Vallen yang sudah meminta maaf. "Via Vallen yang lebih terkenal aja minta maaf, karena emang posisi klean salah, situ musisi harus tau hukum dan pasal tentang musik dan copyright.," tulis @izullubies.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Abai Perbarui Data Pasien Covid-19

    Beberapa pemerintah daerah abai perbarui data pasien positif Covid-19. Padahal, keterbukaan data ini dijamin dalam hukum negara. Berikut detilnya.